Notification

×

Tiga Guru Lampung Ikut Seleksi Beasiswa di Makassar

14 May 2014 | 05:42 WIB Last Updated 2014-05-13T22:47:19Z

LAMPUNG - Tiga orang guru sekolah menengah pertama (SMP) asal Provinsi Lampung mengikuti seleksi akademik untuk meraih beasiswa di Makassar, Sulawesi Selatan.

Iis, pengajar SMPN 2 Banjarmargo Kabupaten Tulangbawang saat dihubungi dari Bandar Lampung, Selasa (13/5/2014), menjelaskan, menurut informasi berkas seleksi yang masuk di Kemendikbud sebanyak 3.300 berkas pelamar dan yang lolos untuk mengikuti seleksi akademik sebanyak 351 peserta, akan dikerucutkan kembali menjadi 291 orang yang akan diterima pada empat lembaga pendidikan tenaga kependidikan (LPTK) yang bermitra dengan Kemendikbud.

Iis mengaku sangat senang bisa mengikuti tahapan seleksi, dan mengharapkan bisa lulus serta berkesempatan belajar di perguruan tinggi yang ditunjuk oleh Kemendikbud.

"Program ini sangat baik untuk peningkatan profesionalisme kami dalam melaksankan tugas mengajar jika kelak lulus, dan akan memberikan kontribusi bagi daerah asal tempat kami mengajar dalam peningkatan kualitas sumberdaya manusia guru dan siswa kami," ujar alumni Program Studi Bahasa Inggris FKIP Universitas Lampung itu, seperti dilansir iyaa.com.

Pengajar lain dari Lampung adalah Susi Kurniati, guru di SMPN 1 Bandar Lampung, dan Agatha Nila Sukma yang mengajar di SMPN 20 Bandar Lampung.

Seleksi dimulai pukul 08.30 WITA yang diikuti 351 guru SMP dari berbagai daerah di Indonesia. Para peserta melaksanakan tes akedemik untuk mendapatkan kursi beasiswa S-2 yang dilaksanakan di Hotel Grand Asia Jalan Boulevard Raya nomor 10 Panakkukang Makassar Sulawesi Selatan.

Kemendikbud melalui P2TK Dikdas melaksanakan seleksi akademik bagi calon peserta yang lulus seleksi administratif pada program beasiswa bantuan peningkatan kualifikasi S-2 bagi pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) guru SMP seluruh Indonesia di Makassar.

Calon peserta yang lulus dalam seleksi administratif telah dilakukan pada Maret dan April 2014 lalu harus mengikuti seleksi akademik, dengan tes yang meliputi Tes Potensi Akademik (TPA) untuk mengukur kapasitas calon dalam menyelesaikan tugas-tugas akademik (scholastic aptitude), dan Tes Kemampuan Bahasa Inggris untuk mengukur kemampuan calon dalam memahami teks berbahasa Inggris (reading comprehension).

Skor akhir untuk setiap peserta didasarkan pada penggabungan hasil TPA dan Tes Kemampuan Bahasa Inggris dengan bobot 70 (TPA):30 (tes Bahasa Inggris).

Penentuan kelulusan akan didasarkan pada urutan skor akhir, dengan mempertimbangkan proporsi antar daerah, peminat dan antarbidang studi.

Hasil seleksi akademik akan diumumkan oleh perguruan tinggi penyelenggara melalui Direktorat P2TK Dikdas, Ditjen Dikdas Kemendikbud demikian yang tertuang pada panduan program bantuan siswa S-2 bagi guru SMP dari Dirjen P2TK Kemendikbud.

Adapun program studi S-2 bagi guru SMP yang dibuka adalah Program Studi Matematika, Program Studi IPS, Program Studi IPA, Program Studi Bahasa Indonesia, Program Studi Bahasa Inggris.

Program studi dimaksud dibuka pada empat LPTK mitra Direktorat P2TK Dikdas-Ditjen Dikdas-Kemendikbud, dengan kuota dan program studi yang dibuka pada masing-masing LPTK akan diatur lebih lanjut.

Adapun empat LPTK Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)-Bandung, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)-Yogyakarta, Universitas Negeri Malang (UM)-Malang, Universitas Negeri Surabaya (Unesa)-Surabaya.

Sebelumnya rekrutmen dan seleksi calon peserta program beasiswa S-2 PTK Dikdas 2014 merupakan yang ketiga kalinya, dan program beasiswa ini dimulai 2012 yang telah meluluskan pada angkatan pertama.