![]() |
| Kapolres Tulangbawang AKBP Agoes Soejadi (paling kiri). (ist) |
TULANGBAWANG - Petugas dari Polres gabungan Tulangbawang bersama Tanggamus berhasil meringkus pelaku perampokan disertai pembunuhan sadis terhadap buruh sadap karet, yang terjadi beberapa waktu lalu dikampung Gunung Katun, Kecamatan Tulangbawang Udik, Kabupaten Tulangbawang Barat, sekitar pukul 02.00 WIB, Minggu dini hari (4/5/2014) .
Kapolres Tulangbawang AKBP Agoes Soejadi didampingi Kapolsek Tulangbawang Udik, AKP Sobari, Minggu malam, mengatakan para pelaku ditangkap di tempat berbeda.
"Pelaku JF alias Ujang diringkus di Kampung Gedung Ratu sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Sedangkan KND ditangkap di Sukadamai Gunung Alip, Kabupaten Tanggamus sekitar pukul 21.00 WIB pada Sabtu malam," terangnya.
Penangkapan ini, kata dia, merupakan kerjasama Polsek Tulangbawang Udik di back up Buser Polres Tulangbawang dan Resmob Ditreskrimum Polda Lampung di Gedung Ratu Tubarat dan Sukadamai Gunung Alip Tanggamus.
"Dua pelaku terpaksa ditembak dikakinya karena saat ditangkap melakukan perlawanan terhadap petugas," tuturnya. Sementara ini, sambung dia, pihaknya masih melakukan pendalaman guna mencari tersangka lain.
"Pelaku JF alias Ujang diringkus di Kampung Gedung Ratu sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Sedangkan KND ditangkap di Sukadamai Gunung Alip, Kabupaten Tanggamus sekitar pukul 21.00 WIB pada Sabtu malam," terangnya.
Penangkapan ini, kata dia, merupakan kerjasama Polsek Tulangbawang Udik di back up Buser Polres Tulangbawang dan Resmob Ditreskrimum Polda Lampung di Gedung Ratu Tubarat dan Sukadamai Gunung Alip Tanggamus.
"Dua pelaku terpaksa ditembak dikakinya karena saat ditangkap melakukan perlawanan terhadap petugas," tuturnya. Sementara ini, sambung dia, pihaknya masih melakukan pendalaman guna mencari tersangka lain.
"Kami masih mengembangkan kasus ini. Untuk barang yang berhasil disita berupa pakaian korban, sisa cuka yang disiramkan kepada salah satu pelaku dan proyektil peluru yang dikeluarkan dari kepala korban yang meninggal dunia, serta 2 sepeda motor korban yang sempat dikeluarkan dari gubuk tapi tidak sempat dibawa pelaku (ada di depan gubuk)," paparnya, seperti dilansir kupastuntas.co.
Sekadar mengingatkan, kawanan rampok menghabisi dua orang kakak beradik di perkebunan karet tempat mereka bekerja sebagai buruh sadap, yakni di Umbul Bawang Kelapo, Kampung Gunung Katun, Kecamatan Tulangbawang Udik, Kabupaten Tulangbawang Barat pada Rabu (23/4/2014) lalu sekitar pukul 23.30 WIB.
Akibat perampokan tersebut, Trioso (27), warga Kampung Karta Raharja RK 7, Tulangbawang Udik, tewas ditempat dengan luka tembak dibagian leher belakang (dekat telinga kiri), dan peluru menembus hingga bersarang di dahi (kening) korban.
Sekadar mengingatkan, kawanan rampok menghabisi dua orang kakak beradik di perkebunan karet tempat mereka bekerja sebagai buruh sadap, yakni di Umbul Bawang Kelapo, Kampung Gunung Katun, Kecamatan Tulangbawang Udik, Kabupaten Tulangbawang Barat pada Rabu (23/4/2014) lalu sekitar pukul 23.30 WIB.
Akibat perampokan tersebut, Trioso (27), warga Kampung Karta Raharja RK 7, Tulangbawang Udik, tewas ditempat dengan luka tembak dibagian leher belakang (dekat telinga kiri), dan peluru menembus hingga bersarang di dahi (kening) korban.
Tidak hanya itu, pelaku juga sempat menyiram tubuh korban dengan asam semut (air keras) pembeku getah karet, sebab dibeberapa bagian tubuhnya terdapat luka bakar akibat terkena air keras.
Sementara adiknya, Adi susilo (21), dilarikan ke klinik Panaragan Jaya Medika, dengan 4 lubang luka pada bagian kepala yang diduga akibat dipukul oleh pelaku dengan gagang senjata.
Sementara adiknya, Adi susilo (21), dilarikan ke klinik Panaragan Jaya Medika, dengan 4 lubang luka pada bagian kepala yang diduga akibat dipukul oleh pelaku dengan gagang senjata.
Hingga berita ini ditulis, ia masih dalam keadaan kritis dan menjalani perawatan intensif dengan 45 jahitan dibagian luka tersebut. Bahkan berdasarkan informasi terakhir, Adi Susilo dirujuk ke Rumah Sakit di Bandar Jaya, Lampung Tengah, untuk perawatan lebih lanjut.
