Notification

×

Indomaret Minta Maaf Jual Biskuit Mengandung Babi

24 May 2014 | 19:42 WIB Last Updated 2014-05-24T12:48:23Z
(istimewa)

JAKARTA -  Indomaret telah mengakui menjual biskuit impor dari Jepang yang mengandung unsur babi, tanpa penjelasan non-halal. Pihaknya pun mengakui kelolosan dalam pengawasan produk.

"Kami minta maaf, ada unsur kita kelolosan juga. Tetapi kalau kita telusuri, kesalahan murni bukan di kita," ujar Marketing Director PT Indomarco Prismatama Wiwiek Yusuf, di Jakarta, Jumat (23/5/2014).

Dirinya mengatakan, saat ini telah menarik produk-produk yang mengandung babi tersebut. Pihaknya pun akan memberikan pengawasan yang ketat agar tidak terjadi kembali.

"Kita akan telusuri kajian untuk tidak terulang," ujarnya.

(istimewa)

Walaupun akan merugikan perusahaan, namun dirinya lebih mementingkan masyarakat yang mayoritas muslim, agar dapat membeli produk yang aman. 

"Kita tarik semua, kita menjaga, kalau memang tidak halal, ya kita cegah," ujarnya, seperti dilansir okezone.com.

Indomaret mengakui, 30 toko dari total 940 toko menjual biskuit mengandung babi, tanpa keterangan dan pemisahan produk non-halal. 

"Tetapi saat ini sudah kita tarik semua," ujarnya.

Menurutnya, komposisi produk yang disuplai dari pihak pengimpor berbeda dengan verifikasi komposisi tahap awal. Sehingga Indomaret tidak mengetahui tepatnya kapan komposisi itu berubah mengandung babi.

Mahasiswa Universitas Tokyo

Sebelumnya, Indomaret semakin ramai diperbincangkan, beberapa hari ini. Pasalnya, pengguna media sosial menemukan, salah satu biskuit yang dijual di minimarket itu bertuliskan “mengandung babi.” Kasus tersebut kini juga mulai diangkat media nasional.

Awalnya, temuan biskuit itu ditulis oleh salah seorang mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di Universitas Tokyo.

"Hati-hati ya kalo belanja di Indonesia... Produk haram impor ini dijual bebas di Indomaret.. Coba lihat ini tertulis 'mengandung babi'" tulisnya di akun Facebook.

Status yang sebenarnya ditulis pada 18 Maret 2014 itu pun dengan cepat menyebar, lengkap dengan foto produk dan harganya.

Yang disesalkan, biskuit bermerek Bourbon Cookie yang mengandung lemak babi itu tidak dipisahkan dari produk-produk halal. Akibatnya, sangat mungkin konsumen muslim tertipu dan dirugikan dengan produk tersebut. Apalagi jika sampai mengkonsumsinya.

Menurut mahasiswa tersebut, foto biskuit ‘mengandung babi’ diambilnya dari Indomaret Cibubur Rest Area Tol Jagorawi km 10.

"Tapi masih ada kemungkinan ada di tempat lain mengingat Indomaret banyak tersebar," katanya.

Sementara itu, Corporate Secretary PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) Eventius Go hingga siang tadi masih belum bisa berkomentar lebih jauh.

"Maaf saya belum bisa komentar, saya lagi di Jerman," ujarnya saat dihubungi melalui telepon selular.

Apakah di Indomaret di daerah Anda juga ada biskuit “mengandung babi” seperti yang diunggah mahasiswa tersebut?