LAMPUNG - Sebagaimana daerah pemilihan Lampung I, Dapil Lampung II juga dipenuhi jawara-jawara dari partai politik peserta pemilu 2014. Para inkumben yang terpilih pada Pemilu 2009, kembali mencalonkan diri.
Dapil Lampung II menyediakan 9 kursi untuk diperebutkan oleh para caleg. Dapil ini meliputi Lampung Tengah, Lampung Utara, Tulang Bawang, Lampung Timur, Way Kanan, Mesuji, dan Tulang Bawang Barat, seperti dilansir viva.co.id.
Berikut profil beberapa caleg yang bertarung di dapil ini.
1. DR. H. R Benny Kisworo, SE, MM
Benny Kisworo lahir di Jakarta 5 April 42 tahun yang lalu, mempunyai istri bernama Rieasta Handayani dan 3 orang anak. Pendidikan terakhir yang telah ditempuh oleh Benny Kisworo adalah jenjang doktor di Universitas Padjajaran Bandung, sebelumnya gelar Master Management diraihnya dari Universitas Bhayangkara Jakarta, dan jenjang S1 diraih dari Universitas Lampung. Ekonom yang menjadi Ketua Departemen Ekonomi dan Moneter DPP Partai Nasdem ini menjadi caleg dari dapil Lampung II bersama 8 orang lainnya yang telah diusung oleh Partai Nasdem, Benny Kisoworo berada di nomor urut 2 setelah Drs. Tamanuri, MM.
2. Hj. Chusnunia Chalim
Chusnunia Chalim adalah caleg incumbent yang kembali maju dalam pemilu legislatif 9 April mendatang. Ia maju mewakili Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk daerah pemilihan Lampung II, namanya tertera di nomor urut 1. Di DPR politisi perempuan ini duduk sebagai Anggota Komisi IX yang membidangi kependudukan, kesehatan, tenaga kerja dan transmigrasi. Chusnunia Chalim yang saat ini bertempat tinggal di Jakarta Selatan akan memperebutkan 1 kursi dari 9 kursi yang tersedia di parlemen.
3. KH. Ir. Abdul Hakim, MM
Partai Keadilan Sejahtera mencalonkan 6 orang caleg di dapil Lampung II, salah satu calegnya adalah KH. Ir. Abdul Hakim, MM yang merupakan caleg incumbent. Abdul Hakim sudah menjadi anggota DPR selama 2 periode yaitu periode 2004-2009 dan periode 2009-2014. Selain menjadi Anggota DPR Abdul Hakim juga tercatat pernah menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi Lampung. Di Universitas Lampung, Abdul Hakim menyelesaikan pendidikan S1 Fakultas Pertanian dan S2 Fakultas Ekonomi. Saat masih bernama Partai Keadilan Abdul Hakim menjabat sebagai Ketua DPW Lampung, dan saat ini ia menjabat sebagai Sekretaris Fraksi PKS, serta tercatat sebagai anggota Komisi IV, Bamus dan Baleg di DPR RI.
4. Henry Yosodiningrat
Pendiri dan Ketua dari Gerakan Nasional Anti Narkoba (Granat) ini menjadi caleg dari PDI Perjuangan nomor urut 1 untuk tanah kelahirannya yaitu dapil Lampung II. Di bidang hukum, advokat kelahiran tahun 1954 ini pernah menjadi pengacara dari Kabareskrim Mabes Polri, Komjen Susno Duadji, ia juga pernah menjabat Dewan Kehormatan Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) di tahun 2007 dan saat ini ia menjadi Dewan Kehormatan Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin) semenjak tahun 2000. Henry mendapatkan gelar Sarjana Hukum dari Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta pada tahun 1981.
5. Itet Tridjajati Sumarijanto, MBA
Caleg perempuan dari PDI Perjuangan ini adalah pendiri Medical Record Department di RSCM, dari tahun 1977 sampai 1995 ia menjadi Kepala Bagian dari Medical Record Departement tersebut. Saat ini wanita yang telah menjadi Anggota DPR periode 2009-2014 duduk sebagai Anggota Komisi X, komisi ini membidangi pendidikan, pemuda, olahraga, pariwisata, kesenian, dan kebudayaan. Itet mendirikan sebuah rumah aspirasi yang ia beri nama Itet Center di Lampung. Itet Center ini didirikan untuk mengkampanyekan budaya baca di kalangan masyarakat. Maju kembali sebagai caleg, Itet mewakili PDI Perjuangan untuk dapil Lampung II dengan nomor urut 2.
6. Erwin Tunggul Setiawan
Erwin Tunggul Setiawan menjadi caleg incumbent yang kembali maju mewakili PDI Perjuangan untuk dapil Lampung II. Lulusan University Philippines ini berada pada nomor urut 3. Lahir di Jambi 20 Desember 1958, saat ini Erwin Tunggul Setiawan menjadi Dirut dari PT. Manna Energi Pratama. Selain menjadi dirut, Erwin juga duduk sebagai Anggota Komisi IX yang membidangi kependudukan, kesehatan, tenaga kerja dan transmigrasi. Ia juga pernah aktif di Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia sampai tahun 1981.
7. DR. M. Azis Syamsuddin
Azis Syamsuddin saat ini tengah duduk di Komisi III DPR RI, ia sudah menjadi anggota DPR semenjak tahun 2004 sampai sekarang. Di Partai Golkar ia menjadi Ketua DPP dan juga sempat menjadi Ketua Bakumham DPP Partai Golkar. Pendidikan terakhir yang telah ia selesaikan adalah Program Doktor bidang Hukum Pidana Internasional, Universitas Padjajaran tahun 2007. Ayah dari dua anak ini pada tahun 2011 mendapatkan penghargaan dari Mahkamah Agung Republik Indonesia. Lampung II menjadi dapil dari Azis Syamsuddin yang maju menjadi caleg untuk ketiga kalinya mewakili Partai Golkar di Pemilu Legislatif 9 April mendatang.
8. Drs. H. Riswan Tony DK
Riswan Tony Dalem Kiay lahir pada tanggal 15 November 1958 di kota Bandar Lampung, ia menyelesaikan kuliahnya pada Jurusan Ekonomi Perusahaan di Universitas Krisnadwipayana Jakarta di tahun 1984. Riswan Tony memulai karir politik nya sebagai kader Partai Golkar, pada tahun 2004 ia mencalonkan diri sebagai Anggota DPR-RI. Berhasil di tahun 2004 ia kembali maju di Pemilu 2009 dan ia menjadi Anggota Komisi V. Tidak hanya menjadi caleg Riswan Tony juga ikut dalam ajang Pemilihan Gubernur Lampung periode 2014-2019. Sebagai caleg dari Partai Golkar, Riswan Tony mendapat nomor urut 2 untuk dapil Lampung II.
9. Ir. Dwita Ria
Istri dari Gunadi Ibrahim yang merupakan Anggota DPR periode sekarang ini adalah salah satu orang yang ikut serta membesarkan Partai Gerindra Provinsi Lampung. Ibu dari 3 orang anak ini mengikuti jejak suaminya untuk bergabung bersama Partai Gerindra dan maju sebagai calon anggota legislatif periode 2014-2019, Dwita Ria mendapatkan nomor urut 1 untuk dapil Lampung II.
10. Usmawarnie Peter
Anggota DPR periode 2009-2014 ini duduk sebagai Anggota Komisi V dari Fraksi Partai Demokrat, ia juga menjadi Anggota BURT DPR RI. Usmawarnie tercatat pernah aktif di beberapa organisasi seperti Ketua DPD KBMM Jakarta, Bendahara II Barisan Muda Koalisi Kebangsaan, dan menjadi Koordinator Litbang Departemen Pekerjaan Umum DPP Partai Demokrat. Alumni Fakultas Hukum Universitas Trisakti ini juga merupakan Direktur Utama dari PT Singalaga Megatama yang bergerak di di bidang kontraktor sejak tahun 1998. Usmawarnie di pemilu 9 April mendatang menjadi caleg incumbent yang maju mewakili Partai Demokrat dan ia berada di nomor urut 1 untuk dapil Lampung II.
11. Dr. Ir. H. Atte Sugandi, MM, MH
Atte Sugandi kembali maju sebagai caleg dari Partai Demokrat di daerah pemilihan Lampung II dengan nomor urut 1. Atte Sugandi yang sudah dua kali berada di parlemen ini juga menjadi tenaga pengajar pada program S1 dan S2 di Universitas dan STIE Lampung dan Jakarta. Di Demokrat ia tercatat pernah menjabat sebagai Anggota Majelis Pertimbangan Partai Pusat DPP Partai Demokrat, Wakil Sekretaris Fraksi Partai Demokrat, Ketua DPD Partai Demokrat, dan menjadi Sekretaris Pengembangan DaerahTertinggal Partai Demokrat semenjak tahun 2009. Ia menjadi salah 1 caleg dari 9 caleg yang didaftarkan oleh Partai Demokrat untuk Pemilu 2014 mendatang.
12. Ir. Alimin Abdullah
Alimin Abdullah lahir di Lampung 19 September 1949, ia menjadi alumnus teknik perminyakan dari ITB Bandung. Saat ini ia menjadi Anggota DPR dan duduk di Komisi VII DPR Fraksi PAN, namanya sempat disebut menerima aliran dana dari Kementerian ESDM. Alimin Abdullah sejak tahun 2005 menjadi Komisaris BPR Haneda, dan sempat menjadi staff khusus di beberapa kementerian seperti Menteri Sekretaris Negara dan Menteri Perhubungan. Di PAN ia menjabat beberapa jabatan penting, ia pernah menjadi Bendahara Umum DPP PAN tahun 2004-2005, Ketua Badan Pemudadan Olahraga DPP PAN, dan sekarang ia menjabat sebagai Ketua Bapilu wilayah Lampung DPP PAN. Alimin Abdullah berada di nomor urut 1 untuk dapil Lampung II mewakili PAN dalam Pemilu Legislatif 2014.
13. Dr. Hj. Elza Syarief, SH, MH.
Pengacara kondang Indonesia Elza Syarief menjadi caleg dari Partai Hanura untuk dapil Lampung II, namanya tertera di nomor urut 1 pada Pemilu Legislatif mendatang. Setelah memperoleh gelar Sarjana Hukum di Universitas Jayabaya, Elza meneruskan pendidikannya ke jenjang S2 dan S3 di Universitas Padjajaran Bandung. Tidak hanya menjadi pengacara untuk kasus-kasus besar, Elza Syarief juga sempat menangani beberapa kasus selebritis Indonesia. Di Partai Hanura, wanita yang pernah mendapatkan penghargaan sebagai salah 1 dari 100 wanita terinspirasi versi Majalah Kartini ini diberi kepercayaan sebagai Ketua DPP Hanura sejak tahun 2010 sampai sekarang.
14. Zet Badjeber,SE
Zet Badjeber lahir 28 Juli 1963 di Gorontalo, ia mempunyai istri bernama Mia Fitriyah dan sudah dikarunai 2 orang anak. Wakil Sekjen DPP Partai Hanura ini pernah menjadi Anggota HMI di tahun 1983. Pekerjaan yang pernah ia geluti antara lain menjadi Manager Kalimanis Group, Direktur Operasional Harisindo, dan menjadi Komisaris PT. Tiga Kartika Indonesia. Zet Badjeber di pemilu 9 April mendatang mewakili Partai Hanura sebagai caleg nomor urut 3 di daerah pemilihan Lampung II.
