BANDAR LAMPUNG - Reformasi telah berjalan selama 16 Tahun, namun belum banyak kemajuan berarti, khususnya pembangunan infrastruktur. Padahal infrastruktur adalah syarat untuk mempercepat pembangunan di Indonesia.
"Partai Hanura memiliki komitmen jelas untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia, seperti jalan, jembatan, pelabuhan dan sarana penghubung antar pulau," ujar Calon Wakil Presiden Partai Hanura Hary Tanoesoedibjo (HT) saat menjadi juru kampanye nasional Partai Hanura di Lapangan Way Halim Permai Kota Bandar Lampung, Minggu (30/3/2014).
CEO MNC Group ini menuturkan, lambatnya pembangunan infrastruktur menjadi salah satu penghambat utama kemajuan di Indonesia, karena akses antar satu daerah dengan daerah lain menjadi terhalang. Pada akhirnya daerah-daerah menjadi sulit untuk berkembang.
"Ini jadi masalah utama kita saat ini, kualitas jalan yang buruk, minimnya jalan tol, daya tampung pelabuhan yang tidak maksimal, bahkan masih banyak daerah-daerah yang sulit dijangkau karena tidak adanya akses," tuturnya, seperti dilansir okezone.com.
Ketua Bapilu Partai Hanura ini menjelaskan alur pembangunan di Indonesia harus dimulai dari daerah-daerah. Karena daerah merupakan ujung tombak pembangunan. Untuk itu dukungan infrastruktur yang baik sangat dibutuhkan untuk membuka akses ke daerah.
Apalagi tambah HT, Indonesia yang merupakan negara kepulauan tentu memiliki tantangan sendiri, yakni bagaimana antar pulau bisa terhubung dengan baik. Sehingga baik distribusi barang maupun orang bisa dilakukan secara efektif dan efesein.
"Selama ini masih banyak kesulitan dalam hal distribusi barang antara satu daerah dengan daerah lain, misalnya tidak ada akses jalan yang baik, tol, jembatan bahkan pelabuhan yang memadai. ini sangat tidak efesien, menjadi lama dan biaya distribusi menjadi tinggi," jelasnya.
Buruknya infrastruktur ini kata HT juga sangat merugikan masyarakat, terutama di daerah, berbagai hasil produk daerah menjadi sulit berkembang karena distribusinya terhambat, harga semakin tinggi sehingga sulit bersaing dengan produk di daerah yang infrastrukturnya lebih baik.
Selain komitmen memeprioritaskan infrastruktur, Hanura juga akan berupaya mendorong pemertaan pembangunan di seluruh tanah air, hal ini kata HT juga harus dilakukan secara adil agar seluruh daerah bisa tumbuh bersama sesuai potensi yang dimilikinya.
"Ketersediaan infrastruktur yang baik akan berpengaruh dengan tingkat invenstasi di daerah, selama ini kendalanya di daerah banyak potensi namun tidak ada invenstasi karena infrastrukturnya buruk, jika infrastruktur baik, Lampung akan bisa tumbuh lebih pesat," ujarnya disambut tepuk tangan ribuan simpatisan yang bertahan di tengah teriknya cuaca.
Selain berorasi, didampingi sejumlah Caleg Hanura Untuk DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten Kota pemilihan Bandar Lampung HT juga memberikan simulasi pencoblosan surat suara.
Kehadiran HT di Kota Bandar Lampung juga didampingi oleh Mantan Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal (Purn) Subagyo HS yang juga merupakan Ketua Dewan Penasehat Partai Hanura, Wakil Ketua Bapilu Hanura Arya Sinulingga. Sekretaris Bapilu Hanura Ahmad Rofiq.
Selain itu juga hadir ketua DPD Hanura Provinsi Lampung Albertus Haryono dan Walikota Metro Lukman Hakim yang merupakan kader Hanura yang akan bertarung menjadi Wakil Gubernur Lampung di pemilihan Gubernur Lampung April 2014 mendatang.
"Partai Hanura memiliki komitmen jelas untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia, seperti jalan, jembatan, pelabuhan dan sarana penghubung antar pulau," ujar Calon Wakil Presiden Partai Hanura Hary Tanoesoedibjo (HT) saat menjadi juru kampanye nasional Partai Hanura di Lapangan Way Halim Permai Kota Bandar Lampung, Minggu (30/3/2014).
CEO MNC Group ini menuturkan, lambatnya pembangunan infrastruktur menjadi salah satu penghambat utama kemajuan di Indonesia, karena akses antar satu daerah dengan daerah lain menjadi terhalang. Pada akhirnya daerah-daerah menjadi sulit untuk berkembang.
"Ini jadi masalah utama kita saat ini, kualitas jalan yang buruk, minimnya jalan tol, daya tampung pelabuhan yang tidak maksimal, bahkan masih banyak daerah-daerah yang sulit dijangkau karena tidak adanya akses," tuturnya, seperti dilansir okezone.com.
Ketua Bapilu Partai Hanura ini menjelaskan alur pembangunan di Indonesia harus dimulai dari daerah-daerah. Karena daerah merupakan ujung tombak pembangunan. Untuk itu dukungan infrastruktur yang baik sangat dibutuhkan untuk membuka akses ke daerah.
Apalagi tambah HT, Indonesia yang merupakan negara kepulauan tentu memiliki tantangan sendiri, yakni bagaimana antar pulau bisa terhubung dengan baik. Sehingga baik distribusi barang maupun orang bisa dilakukan secara efektif dan efesein.
"Selama ini masih banyak kesulitan dalam hal distribusi barang antara satu daerah dengan daerah lain, misalnya tidak ada akses jalan yang baik, tol, jembatan bahkan pelabuhan yang memadai. ini sangat tidak efesien, menjadi lama dan biaya distribusi menjadi tinggi," jelasnya.
Buruknya infrastruktur ini kata HT juga sangat merugikan masyarakat, terutama di daerah, berbagai hasil produk daerah menjadi sulit berkembang karena distribusinya terhambat, harga semakin tinggi sehingga sulit bersaing dengan produk di daerah yang infrastrukturnya lebih baik.
Selain komitmen memeprioritaskan infrastruktur, Hanura juga akan berupaya mendorong pemertaan pembangunan di seluruh tanah air, hal ini kata HT juga harus dilakukan secara adil agar seluruh daerah bisa tumbuh bersama sesuai potensi yang dimilikinya.
"Ketersediaan infrastruktur yang baik akan berpengaruh dengan tingkat invenstasi di daerah, selama ini kendalanya di daerah banyak potensi namun tidak ada invenstasi karena infrastrukturnya buruk, jika infrastruktur baik, Lampung akan bisa tumbuh lebih pesat," ujarnya disambut tepuk tangan ribuan simpatisan yang bertahan di tengah teriknya cuaca.
Selain berorasi, didampingi sejumlah Caleg Hanura Untuk DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten Kota pemilihan Bandar Lampung HT juga memberikan simulasi pencoblosan surat suara.
Kehadiran HT di Kota Bandar Lampung juga didampingi oleh Mantan Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal (Purn) Subagyo HS yang juga merupakan Ketua Dewan Penasehat Partai Hanura, Wakil Ketua Bapilu Hanura Arya Sinulingga. Sekretaris Bapilu Hanura Ahmad Rofiq.
Selain itu juga hadir ketua DPD Hanura Provinsi Lampung Albertus Haryono dan Walikota Metro Lukman Hakim yang merupakan kader Hanura yang akan bertarung menjadi Wakil Gubernur Lampung di pemilihan Gubernur Lampung April 2014 mendatang.
