![]() |
| Ali Rahman |
LAMPUNG - Untuk mengurai kemacetan akibat amblasnya jembatan di wilayah Terbanggi Besar, Lampung Tengah, Dinas Bina Marga Provinsi Lampung akan menurunkan bantuan pembuatan jembatan darurat (Bailey).
Menurut Kepala Dinas Bina Marga provinsi Lampung, Ali Rahman, pembuatan Bailey itu akan dimulai pada Februari ini.
Menurut Kepala Dinas Bina Marga provinsi Lampung, Ali Rahman, pembuatan Bailey itu akan dimulai pada Februari ini.
“Diharapkan rampung dalam satu bulan. Mengenai dana, akan digunakan anggaran tanggap darurat dari pusat,” ujarnya, Kamis (6/2/2014).
Sedangkan untuk memperbaiki jembatan permanen, masih menunggu anggaran APBN tahun 2015. Sebab ada beberapa bahan material untuk pembuatan jembatan itu yang akan didatangkan dari Spanyol dan pengerjaannya harus melalui tender terlebih dahulu.
“Wewenang kami hanya sebatas memperbaiki jalan dan memberitahukan kekuatan jalan dan jembatan, tentang bobot kendaraan yang melintas di jalan atau jembatan itu merupakan wewenang Dinas Perhubungan,” tandasnya, seperti dilansir poskotanews.com.
Nunung, sopir ekspedisi, menjelaskan, akibat terputusnay jembatan tersebut, jalan masih dialihkan memutar ke arah Terminal Bentang Subing yang lebih jauh hingga harus menambah uang bensin.
Sedangkan untuk memperbaiki jembatan permanen, masih menunggu anggaran APBN tahun 2015. Sebab ada beberapa bahan material untuk pembuatan jembatan itu yang akan didatangkan dari Spanyol dan pengerjaannya harus melalui tender terlebih dahulu.
“Wewenang kami hanya sebatas memperbaiki jalan dan memberitahukan kekuatan jalan dan jembatan, tentang bobot kendaraan yang melintas di jalan atau jembatan itu merupakan wewenang Dinas Perhubungan,” tandasnya, seperti dilansir poskotanews.com.
Nunung, sopir ekspedisi, menjelaskan, akibat terputusnay jembatan tersebut, jalan masih dialihkan memutar ke arah Terminal Bentang Subing yang lebih jauh hingga harus menambah uang bensin.
“Kami berharap jembatan tersebut cepat diperbaiki agar arus lalu lintas normal kembali,” ujarnya.
