BANDAR LAMPUNG - Tazkiyah Nursabita, bayi berumur delapan bulan yang mengidap penyakit tumor ganas, akhirnya mendapatkan bantuan dari Wali Kota Bandar Lampung Herman HN. Orang nomor satu di Kota Tapis Berseri itu memberikan bantuan uang tunai Rp 20 juta kepada Jamaludin, orangtua Tazkiyah.
Bantuan diserahkan Herman HN di sela-sela meninjau lokasi pohon tumbang di Jalan Mayor Salim Batubara, Selasa (7/1/2014).
"Ya, tadi pak wali kota berikan bantuan uang tunai Rp 20 juta. Dia minta agar Tazkiyah segera dibawa ke rumah sakit. Kami juga mengucapkan terima kasih atas perhatian wali kota," kata Ketua Forum Komunikasi Taman Sejahtera Bandar Lampung (FKTAS-BL) Firman sebagai pendamping Tazkiyah, seperti dilansir tribunlampung.co.id.
Diberitakan sebelumnya, Tazkiyah Nursabita, bayi berumur delapan bulan, mengidap penyakit tumor ganas. Sejak umur 5 bulan, putri pasangan Jamaludin (27) dan Catur Eka (27), harus melawan tumor ganas yang bersarang di perutnya.
Mirisnya, upaya orangtua Tazkiyah mendapakan penyebuhan bagi putrinya melalui operasi menggunakan jamkesda di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek, belum membuahkan hasil dan solusi terbaik.
Pasalnya, pihak RSUD Abdul Moeloek beralasan belum bisa melakukan tindakan operasi lantaran masuk daftar tunggu hingga Maret mendatang. Padahal perut Tazkiyah terus mengalami pembesaran.
"Saya nggak tahu alasan jelas rumah sakit. Katanya baru bisa dioperasi bulan Maret nanti, karena masuk daftar tunggu," kata Jamaludin, saat ditemui di rumahnya di Jalan Sejahtera, Nomor 20, Kelurahan Sumber Sejahtera, Kemiling, Minggu (5/1/2014).
Kini, Jamaludin mengaku pasrah dan hanya mengandalkan pengobatan alternatif dan herbal untuk kesembuhan anaknya.
"Saya pasrah saja, percuma minta tolong ke dokter, nggak ada solusi. Saya hanya bergantung pada Allah, aja. Selama ini anak saya obatin pakai obatan kampung (tradisional), daun jarak dan sirsak diolisin di perut," pungkasnya.
