![]() |
| Prajitno |
PACITAN - Wakil Bupati Pacitan, Prajitno dipastikan meninggal saat dalam perjalanan menuju RSUD Syaiful Anwar, Malang, Jawa Timur, diduga akibat komplikasi penyakit dalam yang dideritanya selama beberapa tahun terakhir.
Informasi yang dihimpun dari lingkungan Sekretariat Kabupaten Pacitan maupun kerabat dekat almarhum, Selasa, sahabat dekat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono semasa SMA ini memiliki riwayat penyakit diabetes melitus, jantung, serta hipertensi.
Ia bahkan sempat terlihat mengalami kelelahan hingga tangan dan tubuhnya gemetar usai mengikuti sepeda santai dan upacara peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) di Pantai Tawang, Desa Sidomulyo, Kecamatan Ngadirojo, Senin (9/9/2013).
Kondisinya diduga semakin buruk saat ia memaksakan diri menghadiri acara serah terima jabatan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Malang di Malang, mewakili Bupati Indartato yang berhalangan karena mengikuti rapat kedinasan di Pemprov Jatim, Surabaya.
Prajitno diduga sempat mengalami gagal jantung saat beristirahat di Hotel Rio, Kota Malang, beberapa jam sebelum acara serah terima jabatan komandan pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Malang, Selasa pagi.
"Sekitar pukul 01.30 WIB Ibu Prajitno (Wiwik Pudji Rahayu) menelpon ajudan dan meminta pertolongan karena nafas suaminya tersengal-sengal. Almarhum sempat dilarikan ke rumah sakit, tetapi meninggal saat masih dalam perjalanan," terang Kabag Humas Pemkab Pacitan, Putatmo.
Jenazah kemudian langsung dibawa kembali ke Pacitan dan tiba di rumah duka sekitar pukul 08.00 WIB. Meninggalnya Prajitno membuat Pemkab Pacitan berkabung dan menghentikan seluruh aktivitas kebirokrasian serentak.
Mayoritas PNS dan pejabat bercampur-baur dengan masyarakat umum, tokoh agama, organisasi sosial, partai politik hingga anak-anak sekolah untuk memberikan penghormatan terakhir kepada mantan Kepala SMA Negeri 1 Pacitan tersebut.
Prajitno meninggal pada usia 63 tahun. Pria kelahiran 1950 itu dikenal publik Pacitan secara luas saat memulai kiprahnya di panggung politik lokal dengan maju sebagai calon wakil bupati mendampingi Indartato.
Prajitno meninggalkan seorang istri, dua anak, serta empat cucu.
"Bapak Prajitno adalah sosok yang memiliki dedikasi tinggi pada pekerjaan dan pengabdian. Atas nama saya pribadi dan pemerintah daerah, kami mengucapkan terima kasih serta penghargaan setinggi-tingginya atas peran almarhum dalam ikut membantu tugas-tugas pemerintahan selama ini," ucap Bupati Indartato dalam sambutannya pada prosesi pemakaman di TPU Kucur, Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan Pacitan.
