Notification

×

Pemkot Balam Bantu Korban Terjangan Ombak

16 September 2013 | 23:04 WIB Last Updated 2016-07-31T11:09:46Z
Herman H.N

BANDAR LAMPUNG - Pemerintah Kota Bandar Lampung (Balam) memberikan bantuan bagi korban bencana alam terjangan ombak tinggi, yang dialami warga di Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras, pada Minggu (15/9/2013) lalu, sekitar pukul 00.30 WIB.

"Bantuan ini diberikan bagi warga yang rumah mereka yang terkena abrasi akibat terjangan ombak," kata Wali Kota Bandar Lampung Herman H.N. di Bandar Lampung, Senin (16/9/2013). Dia menyebutkan, bantuan itu berupa uang tunai berdasarkan tingkat kerusakan rumah dialami warga, yakni antara Rp2,5 juta hingga Rp5 juta. 

Warga yang rumahnya rusak parah mendapatkan bantuan Rp5 juta, dan yang atap rumahnya terbang atau hanya mengalami kerusakan ringan/kecil mendapatkan bantuan Rp2,5 juta.

Menurut warga di sana, lanjut Herman, kerusakan rumah sejumlah warga disebabkan terjangan ombak besar yang terjadi pada malam hari, dan untuk mencegah agar tidak terjadi bencana itu lagi, ke depan akan ditanami pohok bakau. Pada beberapa kecamatan yang ada di pesisir Kota Bandarlampung sudah ditanami bakau sejak tahun lalu.

"Dibantu pegiat LSM lingkungan hidup, Pemkot Bandar Lampung melakukan penanaman ulang di tiap daerah pesisir yang mengalami abarasi," kata Wali Kota.

Program itu dinilai berhasil mengingat wilayah pesisir yang biasanya mengalami bencana akibat terjangan ombak itu, saat ini telah berkurang, dan untuk tahun ini di Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras akan ditanami pohon bakau.

Bantuan yang lainnya bagi korban bencana terjangan ombak tinggi di Bandarlampung itu, telah diberikan oleh Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung, sehingga dapat ditangani dengan cepat.

"Krisis air bersih yang dialami warga juga telah dilakukan komunikasi dengan PDAM Way Rilau, untuk mereka segera bertindak membantunya," kata Herman. Ia menyatakan, jangan sampai warga Bandar Lampung mengalami kekurangan air bersih. Hal seperti ini harus segera dilakukan tindakan penanganan secara cepat.

Diketahui, pada hari Minggu lalu puluhan rumah warga di Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras mengalami kerusakan parah akibat terkena terjangan ombak tinggi. Selain adanya gelombang pasang yang tinggi, di wilayah tersebut dekat dengan bibir pantai sehingga terjadi abrasi.

"Puluhan rumah yang rusak berat akibat gelombang tinggi ini terdapat di beberapa RT, dan memang dekat dengan pantai. Umumnya rumah yang rusak parah di bagian dapur rumah," kata Muldiono, warga setempat.

Dia mengatakan bahwa ada empat RT yang rumahnya mengalami kerusakan, yakni di RT 06, RT 07, RT 09, dan RT 10, dan yang paling banyak mengalami kerusakan di RT 07 karena rumah di sini dekat sekali dengan bibir pantai.

Ia menjelaskan bahwa angin kencang juga menyebabkan sejumlah rumah tersebut hancur, terlebih gelombang tinggi datang begitu cepat ke permukiman warga setempat.

"Akan tetapi, kami sudah waspada dan berjaga-jaga sehingga tidak ada korban jiwa, hanya rumah saja yang rusak," kata dia.