![]() |
| Toto Herwantoko |
LAMPUNG - Ketua Himpunan Wiraswasta Minyak Dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Lampung Toto Herwantoko mengungkapkan, gas elpiji 3 kilogram (kg) merupakan barang subsidi, dan harus ada pengaturan yang jelas dan tepat sasaran terkait penyalurannya.
"Pengaturannya harus jelas dan tepat sasaran untuk rumah tangga miskin atau masyarakat menengah ke bawah. Nah, oleh karena kuota yang disiapkan oleh pemerintah sudah melewati makanya Pertamina ditegur oleh pemerintah dalam hal ini Kementerian ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) bahwa kuota anda sudah lebih," ujar Toto saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (16/5/2013).
Oleh karena itu, terus Toto, diadakan pengurangan secara bertahap. Namun, lanjutnya, seiring berjalan waktu ternyata pengurangan itu mempunyai dampak yang luar biasa bagi masyarakat. "Terbukti dengan terjadinya kelangkaan-kelangkaan dan tingginya harga," kata Toto.
Sementara itu, menanggapi kelangkaan yang terjadi di Bandar Lampung, Toto mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya bersama Pertamina sudah menggelar operasi pasar. "Sekarang ini sudah diadakan operasi pasar untuk mengatasi kelangkaan gas elpiji 3 kg tersebut," papar Toto.
