BANDAR LAMPUNG - Penyergapan pelaku pencurian mobil berakhir dengan baku tembak. Akibatnya, salah seorang pelaku tewas tertembus timah panas.
Ronald (40) warga Sukarame, Bandarlampung, tewas tertembus delapan butir peluru di sekujur tubuhnya dalam drama penyergapan yang dilakukan Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Bandarlampung, Senin (27/5/2013) sekira pukul 01.00 WIB di Kelurahan Negeri Olok Gading, Telukbetung Barat.
Kapores Bandarlampung, Kombes Nurochman, mengatakan, baku tembak itu berawal dari penyergapan pelaku perampokan mobil Xenia silver bernomor polisi BE 2037 CA milik Intan Melinda pada 5 Mei lalu.
“Dari hasil penyelidikan, kami mengetahui keberadaan Ronald di wilayah Telukbetung Barat,” katanya.
Ketika disergap, pelaku yang sedang mengendarai Toyota Avanza warna merah itu bersama seorang pelaku lainnya, Hendro (50), justru melawan. Mereka menabrak mobil polisi berulang kali dan melepaskan tembakan sambil berusaha melarikan diri, sehinga sempat terjadi baku tembak dan aksi kejar-kejaran.
Setelah mobil pelaku berhenti, tambah Nurochman, petugas melakukan pengecekan dan mendapati Ronald dan Hendro dalam keadaan bersimbah darah akibat luka tembak. Mereka segera dilarikan ke rumah sakit, namun Ronald tewas karena mengeluarkan banyak darah, sedangkan Hendro kritis.
Dari penyergapan tersebut, petugas menyita satu pucuk senjata api rakitan, empat butir peluru, sebilah senjata tajam, dan satu unit Avanza merah bernomor polisi BE 2841 CK.
Kabur
Pelaku perampokan yang tewas ditembak petugas Sat Reskrim Polres Bandarlampung, Ronald, sempat melakukan perlawanan saat penangkapan beberapa waktu lalu. Saat itu, pelaku berhasil kabur setelah berusaha menabrak dan menembaki petugas.
Kapolres Bandarlampung Kombes Nurochman mengatakan, Ronald kabur dari kejaran petugas dengan menabrakkan mobil dan melepaskan tembakan pada 6 Mei lalu.
Seperti diketahui, perampokan mobil Xenia Silver milik korban Intan Melinda terjadi pada 5 Mei lalu. “Setelah mendapat laporan dari korban bernama Intan Melinda, petugas kami melakukan penelusuran di tempat kejadian,” katanya.
Ketika melintasi Jalan Soekarno-Hatta, petugas berpapasan dengan pelaku yang mengendarai mobil Xenia yang diduga milik korban, sehingga langsung dilakukan pengejaran. Korban melarikan diri dengan cara menabrak mobil petugas dan menembaki berulang kali dan terjadi baku tembak.
“Pelaku berhasil kabur ke arah Kelurahan Campang, Kecamatan Sukarame,” katanya.
Petugas yang melakukan pengejaran berhasil menyusul pelaku, namun hanya mendapati mobil Xenia itu dalam keadaan kosong.
Dari hasil penyelidikan hari ini, petugas mengetahui keberadaan pelaku di wilayah Telukbetung Barat dan melakukan penyergapan. Aksi berakhir dengan baku tembak dan menewaskan pelaku. (ris)
