![]() |
| Sjachroedin ZP |
LAMPUNG - Pemerintah Provinsi Lampung terus konsisten memprioritaskan sektor pendidikan guna memerangi kebodohan di tanah Sai Bumi Ruwa Jurai. Sejauh ini, pendidikan di Provinsi Lampung terus bergerak ke arah yang lebih baik. Ini tidak terlepas dari pengalokasian anggaran yang terus meningkat setiap tahunnya.
"Tahun ini alokasi anggaran pendidikan kita mencapai 30 persen dari total APBD. Ini membuktikan bahwa Pemprov Lampung betul-betul serius memperhatikan dunia pendidikan," jelas Gubernur Lampung Sjachroedin ZP, usai memperingati Hari Pendidikan Nasional di lapangan PKOR, Way Halim, Kamis (2/5). Dilanjutkan, harus diakui bahwa pendidikan merupakan isu nasional. Tidak hanya di Lampung, keluhan terhadap kurang bagusnya fasilitas pendidikan masih banyak terjadi di Indonesia ini.
"Terkait masih banyaknya fasilitas pendidikan yang kurang memadai, baik itu gedung, peralatan sekolah dan lainnya, memang sudah menjadi permasalahan yang menasional. Tentu pemerintah secara berjenjang harus berupaya menuntaskan permasalahan ini," ujar Oedin, sapaan akrab gubernur Lampung itu.
Mulai dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota, harus konsisten memprioritaskan pengentasan kebodohan ini. Baik melalui peningkatan kualitas fasilitas pendidikan, maupun peningkatan kompetensi tenaga pendidik.
"Secara bertahap dan berjenjang pemerintah harus kompak menangani setiap permasalahan di bidang pendidikan. Para guru juga harus terus memaksimalkan kinerja, meningkatkan kompetensi guru agar dunia pendidikan di Lampung ini semakin baik," imbau gubernur. (pit/fik)
"Tahun ini alokasi anggaran pendidikan kita mencapai 30 persen dari total APBD. Ini membuktikan bahwa Pemprov Lampung betul-betul serius memperhatikan dunia pendidikan," jelas Gubernur Lampung Sjachroedin ZP, usai memperingati Hari Pendidikan Nasional di lapangan PKOR, Way Halim, Kamis (2/5). Dilanjutkan, harus diakui bahwa pendidikan merupakan isu nasional. Tidak hanya di Lampung, keluhan terhadap kurang bagusnya fasilitas pendidikan masih banyak terjadi di Indonesia ini.
"Terkait masih banyaknya fasilitas pendidikan yang kurang memadai, baik itu gedung, peralatan sekolah dan lainnya, memang sudah menjadi permasalahan yang menasional. Tentu pemerintah secara berjenjang harus berupaya menuntaskan permasalahan ini," ujar Oedin, sapaan akrab gubernur Lampung itu.
Mulai dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota, harus konsisten memprioritaskan pengentasan kebodohan ini. Baik melalui peningkatan kualitas fasilitas pendidikan, maupun peningkatan kompetensi tenaga pendidik.
"Secara bertahap dan berjenjang pemerintah harus kompak menangani setiap permasalahan di bidang pendidikan. Para guru juga harus terus memaksimalkan kinerja, meningkatkan kompetensi guru agar dunia pendidikan di Lampung ini semakin baik," imbau gubernur. (pit/fik)
