Notification

×

PT Nataran Mining Diminta Perhatikan Masyarakat Lambar

17 March 2013 | 16:01 WIB Last Updated 2016-07-31T11:39:00Z
Program CSR dari PT Chevron kepada masyarakat Kecamatan Suoh, BNS, Sekincau dan Way Tenong, merupakan wujud kepedulian terhadap pendidikan masyarakat setempat, (Bandar Negeri Suoh, Jumat 15 Maret 2013). (Mukhlis Basri)

LAMPUNG BARAT -
Bupati Lampung Barat (Lambar) Mukhlis Basri beserta unsur muspida mengunjungi perusahaan penambang emas PT Nataran Mining di perbatasan Suoh (Lambar) dengan Kabupaten Tanggamus, Jumat (15/3/2013) lalu. Kunjungan tersebut guna membicarakan terkait perizinan perusahaan itu. Pertemuan itu langsung disambut manajer humas dan manajer administrasi.

Keberadaan PT Nataran Mining di wilayah perbatasan ini memang terus menjadi perhatian. Mengingat sejak beberapa tahun terakhir kegiatan eksplorasi potensi emas oleh pihak perusahaan sebagian masuk ke wilayah Lampung Barat, namun semua perizinan masuk ke Kabupaten Tanggamus.

Dikonfirmasi terkait itu, Bupati Lambar Mukhlis Basri menyatakan, Pekon Bandar Agung, Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS) dan Pekon Sidorejo kecamatan Suoh masuk wilayah Lambar. "Itu yang saya sayangkan mengenai proses perizinan yang masuknya ke Kabupaten Tanggamus. Ini yang dipertanyakan masyarakat Lampung Barat, " kata Mukhlis, Minggu (17/3/2013).

Untuk itu, bupati meminta pihak perusahaan memperhatikan dan memperkerjakan warga yang tinggal di sekitar perusahaan, sehingga tidak terjadi kecemburuan sosial. Mukhlis juga meminta perusahaan menyalurkan program CSR terhadap masyarakat di sekitar lokasi pertambangan.

"Jangan emasnya saja yang diambil, tolong warga sekitar juga diperhatikan," pintanya. Mukhlis mencontohkan, PT Chevron yang belum memulai ekplorasi saja sudah memberikan kontribusi bagi warga. Terutama CSR-nya di bidang pendidikan.