JAKARTA - Konflik di tubuh Partai Hanura Provinsi Lampung berkepanjangan. Agenda musyawarah daerah luar biasa (Musdalub) DPD Partai Hanura Lampung di Jakarta, yang seharusnya menghasilkan ketua baru, berakhir deadlock.
Pasalnya, musdalub yang digelar Kamis (21/3/2013) malam menghasilkan kontroversi, yakni musdalub yang dipimpin Elza Syarief menghasilkan Juprius sebagai Ketua DPD Hanura Lampung. Sedangkan musdalub lainnya yang digelar bersamaan, dan dipimpin orang DPP menghasilkan Frans Agung Mula Putra sebagai Ketua DPD Hanura Lampung.
Perpecahaan di tubuh Partai Hanura saat musdalub diakui Ketua DPC Hanura Kota Bandar Lampung Erwansyah, Jumat (22/3/2013). Dia mengaku, pelaksanaan musdalub berlangsung alot bahkan ditunda dan beberapa kali diskors.
Puncak perpecahan, kata dia, terjadi saat keluarnya Frans Agung beserta sejumlah tim suksesnya dari arena musdalub, sehingga musdalub pun terpaksa diskors.
Setelah hampir tiga jam menunggu Frans dan tim sukses tidak kunjung hadir, akhirnya Korwil Hanura Wilayah Sumatera III Elza Syarif melanjutkan musdalub, dan secara aklamasi memilih Juprius sebagai ketua DPD Hanura.
Ternyata, di jam yang sama pengurus DPP juga menggelar musdalub yang diikuti Frans beserta sejumlah DPC, hingga akhirnya memilih Frans sebagai Ketua DPD Hanura Lampung.
Pasalnya, musdalub yang digelar Kamis (21/3/2013) malam menghasilkan kontroversi, yakni musdalub yang dipimpin Elza Syarief menghasilkan Juprius sebagai Ketua DPD Hanura Lampung. Sedangkan musdalub lainnya yang digelar bersamaan, dan dipimpin orang DPP menghasilkan Frans Agung Mula Putra sebagai Ketua DPD Hanura Lampung.
Perpecahaan di tubuh Partai Hanura saat musdalub diakui Ketua DPC Hanura Kota Bandar Lampung Erwansyah, Jumat (22/3/2013). Dia mengaku, pelaksanaan musdalub berlangsung alot bahkan ditunda dan beberapa kali diskors.
Puncak perpecahan, kata dia, terjadi saat keluarnya Frans Agung beserta sejumlah tim suksesnya dari arena musdalub, sehingga musdalub pun terpaksa diskors.
Setelah hampir tiga jam menunggu Frans dan tim sukses tidak kunjung hadir, akhirnya Korwil Hanura Wilayah Sumatera III Elza Syarif melanjutkan musdalub, dan secara aklamasi memilih Juprius sebagai ketua DPD Hanura.
Ternyata, di jam yang sama pengurus DPP juga menggelar musdalub yang diikuti Frans beserta sejumlah DPC, hingga akhirnya memilih Frans sebagai Ketua DPD Hanura Lampung.
Keluar Arena
Sebelumnya, salah satu kandidat ketua DPD Partai Hanura Lampung, Frans Agung Mula Putra yang maju dalam musyawarah daerah luar biasa (musdalub) yang digelar di kantor DPP Hanura di Jakarta, Kamis (21/3/2013), dikabarkan meninggalkan arena musdalub.
Menurut Ketua DPC Hanura Kota Bandar Lampung Erwansyah, Frans meninggalkan ruang Musdalub beserta tim suksesnya. Namun Erwasnyah belum bisa membeberkan alasan kenapa Frans meninggalkan ruang musdalub.
"Frans dan timnya keluar dari ruang Musdalub," ujar Erwansyah, Kamis malam. Saat ditanyakan alasan Frans keluar arena musdalub, Erwansyah belum bisa membeberkan secara jelas, karena masih berada di dalam ruangan . "Nanti, (musdalub) belum selesai," ujarnya sambil mematikan ponsel.
Sebelumnya, musdalub Hanura yang direncanakan digelar Kamis pagi beberapa kali tertunda. Musdalub yang diikuti dua calon yakni Juprius dan Frans akhirnya baru dimulai pada pukul 19,00 WIB.
Setidaknya tiga nama muncul dalam Musdalub partai yang didirikan Jenderal Wiranto.Yakni Juprius mantan Sekretaris DPD Hanura Lampung, Pelaksana Tugas Ketua DPD Hanura Lampung Albertus Haryono dan Frans Agung Mula Putra (putra Ketua DPD PAN Lampung Abdurachman Sarbini).
Menurut Koorda DPD Hanura Lampung Edward Marpaung, untuk maju dalam Musdalub calon harus mengantongi minimal empat dukungan awal atau 20 persen dari 19 jumlah suara yang akan diperebutkan. Edward mengaku jumlah dukungan awal sudah diatur dalam AD ART Partai Hanura dan akan dituangkan dalam tata tertib pemilihan.
Musdalub Hanura digelar berawal mosi tidak percaya sejumlah DPC terhadap kepemimpian Ketua DPD Hanura Lampung Andi Surya. Yang ditindaklanjuti DPP dengan mengeluarkan SK DPP nomor, Skep/2082/DPP-Hanura/12/2012 yang mencopot Ketua dan Sekretaris DPD Hnaura Lampung. DPP kemudian menunjuk Albertus Haryono sebagai Plt Ketua DPD Hanura Lampung. Sedangkan Juprius digantikan Nuaraini.
