Notification

×

Kapolresta Bandar Lampung Diduga Pukul Anggotanya

22 March 2013 | 14:25 WIB Last Updated 2016-07-31T11:13:15Z
M Nurochman

BANDAR LAMPUNG -
Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Bandar Lampung Kombes M Nurochman diduga memukul anggotanya, Brigadir Deswan, personel polisi Satuan Lalu Lintas setempat, hingga harus mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Bumi Waras. Aksi pemukulan itu diduga karena Kapolresta tersinggung atas ucapan anak buahnya itu.

"Pada saat itu keponakan saya (Deswan) sedang bertugas menjadi sopir Gubernur Riau dalam Rapat Koordinasi Gubernur se-Sumatera di Hotel Novotel pada Rabu (20/3/2013) pukul 17.00 WIB dan melihat mobil CRV yang dikira temannya, lalu diteriaki untuk diajak bercanda," kata Endris, paman korban, saat mendampingi Deswan di RSBW Bandar Lampung, Kamis (21/3/2013) malam.

Dia mengatakan, korban tidak menduga bahwa yang berada di dalam mobil tersebut adalah Kapolresta Bandar Lampung, bukan temannya yang dimaksud. Pada saat itu, teman korban yang semula hendak diajak bercanda tersebut sedang berada tidak jauh darinya, dan mobil yang dikendarai temannya bertipe sama.

"Diduga tersinggung, Kapolresta pun keluar dari mobil, langsung memanggil mereka berdua, dan memukuli keduanya, yakni Brigadir Deswan dan Brigadir Asep yang diajak bercanda itu," kata dia lagi.

Korban Deswan mengaku dipukuli hingga beberapa kali dan mengalami luka lebam di pelipis kiri, sedangkan temannya tidak terlalu parah. "Temannya tidak begitu parah, tapi keponakan saya yang mengalami luka lebam hingga harus dibawa ke RSBW," kata Endris.

Ia mengemukakan, pada Kamis (21/3/2013) Deswan baru dibawa ke rumah sakit karena melihat keadaannya yang semakin parah dan pada saat bekerja hari itu ia hampir pingsan.  

"Tadinya keponakan saya tidak ingin masuk kerja karena kondisinya yang kurang sehat. Namun, atas saran ibunya, akhirnya tetap masuk kerja. Dia pun diminta oleh ibunya untuk meminta maaf kepada Kapolresta Bandar Lampung itu," katanya.

Menurut dia, hingga saat ini Kapolresta Bandar Lampung belum datang menjenguk korban. Pihak keluarganya juga belum mengadukan kejadian ini kepada pihak berwenang.

Sementara itu, Kapolresta Bandar Lampung Kombes M Nurochman belum bisa dimintai keterangan berkaitan dengan kejadian dugaan pemukulan terhadap anak buahnya itu. Saat dihubungi melalui telepon selulernya tidak dijawab walaupun dalam keadaan aktif.