LAMPUNG TENGAH - Harga tanah di kawasan yang direncanakan untuk pembangunan jalan tol Sumatera di Kabupaten Lampung Tengah, telah mengalami kenaikan dari harga tanah sebelumnya.
"Sebagian warga di sini telah menaikkan harga jual tanah mereka berkaitan dengan rencana pembangunan jalan tol yang akan melewati Kabupaten Lampung Tengah," kata Supendi, salah satu warga Lampung Tengah, Minggu (24/3/2013).
Dia mengatakan, warga setempat menaikkan harga tanah itu hingga dua kali lipat dari harga sebelumnya, karena telah mengetahui bahwa kawasan tersebut akan dibangun jalan tol, sehingga peluang bisnisnya sangat baik.
Menurut dia, sejumlah pebisnis juga sudah mulai melirik kawasan tersebut, sehingga berdampak warga setempat harus ikut menaikkan harga tanah mereka. Kenaikan harga tanah itu setidaknya telah terjadi sejak sebulan lalu, menyusul Dinas Pekerjaan Umum yang telah melakukan survei untuk pembangunan jalan tol.
"Harga per meter tanah di sini bisa mencapai Rp 2 juta, biasanya paling tinggi Rp1,5 juta," kata dia. Harga tersebut menurut dia, masih bisa dinegosiasikan tergantung kesepakatan kedua belah pihak, dan diketahui sebagian warga telah menjual tanahnya.
Sejumlah warga di Kabupaten Lampung Tengah itu pun berharap, adanya jalan tol Sumatera yang melewati Lampung Tengah dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di sekitarnya.
Wartini, warga Kecamatan Bumi Ratu Nuban yang rumahnya berada di pinggir jalan mengatakan, jika ada yang berminat dengan rumahnya maka akan dijual juga. "Jika ada yang berminat akan saya jual, harganya pun akan dinegosiasikan," katanya.
