Notification

×

Oknum Polisi Diduga Pungli Sopir Truk

25 March 2013 | 17:04 WIB Last Updated 2016-07-31T11:52:03Z
ilustrasi. (net)

PESAWARAN -
Diduga, oknum polisi melakukan pungutan liar terhadap pengendara truk yang melintas di jalan raya Tegineneng, Kabupaten Pesawaran.
 
Oknum polisi tersebut seringkali menghentikan truk pengangkut barang yang sedang melintas, dan setiap truk yang berhenti pengemudinya harus memberikan uang bervariasi, antara Rp50 ribu hingga Rp100 ribu agar dapat melewati jalan tersebut tanpa perlu diperiksa lagi.

Setiap truk yang tidak ingin diperiksa polisi di jalan itu, umumnya selalu menyiapkan uang yang diperlukan, dan melalui tangan kernetnya memberikan uang tersebut kepada oknum polisi di sana.

Akibat adanya pungli tersebut, sejumlah truk yang melintas dapat lolos dari pengawasan terkait barang yang mereka bawa apakah dilengkapi surat yang sah atau tidak termasuk kemungkinan barang terlarang yang dibawa.

Kondisi itu juga merugikan sopir yang membawa komoditas, seperti bawang dan sayuran, karena dalam setiap pengiriman mereka harus menyiapkan uang lebih untuk diberikan kepada oknum polisi tersebut.

Sejumlah sopir pengangkut barang juga mengaku resah dengan ulah oknum polisi tersebut, karena selain mengurangi jatah uang makan mereka, juga dikhawatirkan dapat mempermudah pengiriman narkoba maupun barang terlarang tanpa terdeteksi aparat berwenang.

"Seharusnya setiap truk yang lewat diperiksa dengan baik, jangan dibiarkan saja seperti itu," kata Rahmad, salah satu pengemudi truk di jalan itu, Minggu (24/3/2013).

Dia mengatakan, selain diperiksa kelengkapan surat, polisi seharusnya memeriksa isi bawaan truk apakah sesuai dengan surat atau tidak, sehingga hal tersebut dapat meminimalkan peredaran narkoba maupun barang terlarang lainnya.

Sejumlah sopir truk dan kendaraan pengangkut barang lainnya, di waktu istrahat mereka di sebuah warung kopi yang tidak jauh dari jalan raya Tegineneng itu, mengeluhkan ulah petugas kepolisian setempat.

Asep, pengemudi truk pengiriman paket mengungkapkan, selain masalah kemacetan yang terjadi, kerapkali pungli menjadi momok bagi para pengendara di jalan tersebut.