LAMPUNG - Rapat koordinasi (rakor) gubernur se-Sumatera yang berlangsung di Hotel Novotel, Rabu (20/3/2013) menghasilkan delapan kesepakatan. Kesepakatan itu langsung diserahkan kepada Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan untuk disampaikan ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Gubernur Lampung Sjachroedin ZP menuturkan, setidaknya ada delapan poin kesepakatan. "Kami ingin presiden segera menindaklanjuti kesepakatan ini," ujar dia usai rakor Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI), Rabu (20/3/2013).
Dituturkan, poin pertama dari kesepakatan itu adalah percepatan penyelesaian tahapan persiapan pembangunan Kawasan Strategis dan Infrastruktur Selat Sunda (KSISS) untuk mencapai target groundbreaking Jembatan Selat Sunda (JSS) pada 2014.
Lalu poin kedua berisi percepatan pembangunan jalan tol Sumatera mulai dari Lampung sampai Aceh sepanjang kurang lebih 2.700 kilometer. "Selain itu juga, meminta penetapan perpres tentang penugasan BUMN sebagai pelaksana pembangunan dan operator jalan tol Sumatera," jelas Sjachroedin.
Poin ketiga, lanjut dia, adalah percepatan pembangunan jalur kereta api Sumatera yang menghubungkan Lampung-Aceh sepanjang kurang lebih 2.900 kilometer. Rel tersebut berada di koridor utama dan sub koridor MP3EI wilayah Sumatera.
"Poin keempat adalah peningkatan status bandara domestik menjadi bandara internasional dan embarkasi haji di provinsi yang potensial. Sedangkan poin kelima berisi tentang revisi lampiran Perpres Nomor 32 tahun 2011 tentang MP3EI," urainya.
Revisi ini, terus Sjachroedin, sebagai upaya optimalisasi pengembangan potensi ekonomi masing-masing wilayah dalam koridor ekonomi Sumatera. Sementara untuk poin keenam yakni peningkatan sumber daya manusia melalui pengembangan kapasitas sekolah menengah kejuruan (SMK).
Selanjutnya poin ketujuh yaitu percepatan pemenuhan energi listrik berbasis panas bumi dalam rangka mendukung daya tahan energi. "Poin ke delapan adalah percepatan pembangunan industri hilir karet dan kelapa sawit pada koridor ekonomi Sumatera," papar Oedin, sapaan akrab Sjachroedin.
Kesepakatan itu ditandatangani oleh Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, Gubernur Lampung Sjachroedin ZP, Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsah dan Gubernur Kepulauan Riau M Sani.
Sedangkan beberapa provinsi yang penandatanganannya diwakili oleh wakil gubernur yaitu Wakil Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam Muzakir Manaf, Wakil Gubernur Riau Mambang Mit, Wakil Gubernur Bangka Belitung Rustam Effendi. Sementara Sumatera Selatan dan Jambi hanya diwakili sekda sehingga tidak ikut menandatangani.
Sementara, Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan menyatakan akan langsung menyerahkan kesepakatan gubernur se-Sumatera kepada presiden. Ia mengatakan, kesepakatan tersebut juga akan segera dibahas oleh SBY.
"Ada beberapa hal penting dari kesepakatan tersebut, seperti tentang JSS. Pemerintah pusat tetap berkeyakinan groundbreaking JSS berlangsung di tahun 2014," terangnya. Zulkfli menuturkan, yang jadi prioritas adalah tol Sumatera, bandara Kuala Namu dan jalur kereta api. "Ruas tol Lampung - Palembang menjadi prioritas pembangunan di tahap awal," ungkap Zulkifli.
sumber
