![]() |
| Gindha Ansori Wayka (Foto: Istimewa) |
BANDAR LAMPUNG - TikToker Awbimax Reborn bernama asli Bima Yudho Saputro resmi dilaporkan ke polisi oleh advokat asal Lampung, Gindha Ansori Wayka.
Ansori melaporkan Bima ke Cyber Krimsus Polda Lampung, pada Kamis (13/4/2023) kemarin.
Bima dilaporkan ke polisi imbas unggahan video di akun TikTok-nya yang mengkritik tentang alasan Lampung tak maju-maju.
Pelaporan itu menurut Ansori karena dirinya sebagai putra asli daerah Lampung keberatan dengan adanya penyebutan kata 'Dajjal' dalam video tersebut.
Ansori melaporkan Bima ke polisi dengan Pasal 28 Ayat (2) dan atau Pasal 45A Ayat (2) tentang Undang-Undang informasi dan teknologi elektronik (ITE) berkaitan dengan Ujaran Kebencian.
"Iya (sudah laporan), tanggal 13 April 2023," kata Ansori, saat dikonfirmasi, Jumat (14/4/2023).
Menurutnya, laporan itu dilakukan atas nama pribadi dan ia fokus melaporkan Bima ke polisi terkait penyebutan kata 'Dajjal'.
"Iya itu (pelaporan) secara pribadi," ujar Ansori, dilansir Kumparan.
Sebelumnya, Ansori mengaku baru melaporkan Bima ke polisi secara pengaduan atau laporan tertulis, pada Senin (10/4) lalu.
"(Sekarang) Sudah berbentuk surat tanda bukti lapor, bukan lagi pengaduan atau laporan tertulis," kata dia.
Sebelumnya, Gindha Ansori Wayka menegaskan bahwa pihaknya melaporkan akun TikTok Awbimax Reborn ke polisi bukan karena terkait isi kritikan tentang Provinsi Lampung.
Namun ia fokus melaporkan terkait adanya diksi penyebutan kata "Dajjal" dalam video tersebut.
Ansori sangat menyayangkan pemilik akun TikTok Awbimax Reborn bernama Bima Yudho Saputro tersebut yang mengeluarkan kata "Dajjal".
"Jadi pemilihan diksinya itu harus benar biar gak melanggar hukum, kalau itu jelas kena unsur SARA dia," kata dia, Kamis (13/4).
Diketahui, sejak beberapa hari terakhir akun TikTok Awbimax Reborn yang dimiliki oleh pemuda asal Lampung bernama Bima Yudho Saputro menjadi pusat perhatian pasca dirinya mengunggah video kritikan tentang alasan Lampung tak maju-maju.
Unggahan video itu kemudian viral di media sosial dan mendapat beragam reaksi dari netizen serta masyarakat khususnya di Lampung. (*)
