![]() |
| Lokasi terjadinya penembakan di Jalan Ir Sutami, Desa Rejomulyo, Tanjung Bintang. (Foto: Dok Polres Lampung Selatan) |
LAMPUNG SELATAN - Warga Lampung Selatan tewas ditembak sekelompok remaja di Jalan Ir Sutami, Desa Rejomulyo, Tanjung Bintang pada Rabu (12/4/2023).
Korban, NHM (20) warga Desa Suban, Merbau Mataram, Lampung Selatan, pegawai PLN di Kota Bandar Lampung.
Asisten Manager Komunikasi dan Manajemen Stakeholder PLN UID Lampung, Darma Saputra mengatakan berdasarkan data kepegawaian, korban NHM bukan pegawai PLN.
"Kami sudah telusuri, nama yang bersangkutan tidak ada dalam data kepegawaian, begitu juga di data karyawan tenaga alih daya," ujarnya, dilansir Kumparan, Jum'at (14/4).
Diketahui, Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin mengatakan korban ditembak karena menolak saat dimintai uang oleh para pelaku.
"Benar, kejadiannya Rabu 12 April 2023 sekitar pukul 02.00 WIB, ada balap liar oleh sekelompok remaja, kami dapat laporan ada salah satunya meninggal dunia," ujarnya di Mapolda Lampung, Kamis (13/4)
Saat dibawa ke rumah sakit, korban mengaku hanya mengalami kecelakaan.
Namun berdasarkan informasi yang diterima, ternyata korban terkena tembakan dari seseorang tidak dikenal.
"Setelah menerima informasi tersebut kami langsung melakukan olah TKP memeriksa tujuh saksi dan menunggu hasil visum. Hasil penyelidikan mengarah empat pelaku, mereka sudah tertangkap dengan peranan masing-masing," ujar Edwin.
Adapun empat pelaku yang berhasil ditangkap yakni CAD (18), APP (19), RAD (19), dan JAP (18) warga Lampung Selatan.
Menurutnya, saat itu motor korban dipakai untuk balapan dan diminta uang, padahal belum terjadi menang atau kalah.
Peristiwa berawal saat para pelaku berjalan kaki menghampiri korban dan meminta uang untuk membeli minuman keras (Miras).
"Namun karena korban menolak, maka salah satu pelaku menembak kepala korban. Seketika itu, korban langsung tersungkur di lokasi dan para pelaku kabur ke arah perkebunan karet," jelas Edwin.
Berdasarkan hasil penyelidikan dan laporan keluarga korban, para pelaku akhirnya menyerahkan diri ke kepolisian. (*)
