![]() |
| Foto: Istimewa |
BANDAR LAMPUNG - Pengakuan Mantan Rektor Universitas Lampung (Unila) Karomani ini mencoreng dunia pendidikan, karena siswa pintar sulit untuk bisa kuliah di Unila.
Pasalnya, Karomani yang kini Terdakwa kasus suap penerimaan mahasiswa baru (PMB) Unila, mengakui praktik titip-menitip mahasiswa merupakan kebiasaan yang berlangsung sejak lama di Unila.
Hal itu diakui Karomani saat kembali disidang sebagai saksi dua terdakwa lainnya, Heryandi dan M Basri, di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang, Bandar Lampung, Kamis, 6 April 2023.
Karomani menjawab pertanyaan Hakim Edi yang menanyakan praktik titip menitip mahasiswa berjalan sejak sebelum jadi Rektor.
Apakah tupoksi atau tugas tambahan WR 1 untuk cari mahasiswa titipan atau adat kebiasaan yang berjalan sampai sekarang.
"Saya kira yang terakhir Yang Mulia, bukan tupoksi, tapi adat kebiasaan," kata Karomani, dilansir Lampost.
Sebelumnya, Karomani juga dicecar pertanyaan Jaksa Penuntut KPK. Salah satunya jaksa meminta Karomani menjelaskan barang bukti berupa daftar nama penitip mahasiswa.
Bukti daftar itu berisi puluhan nama mahasiswa lengkap dengan NIK, pilihan universitas, hingga nama yang menitipkan mahasiswa kepada pejabat-pejabat Unila termasuk Rektor. (*)
