![]() |
| Foto: Twitter Partai Socmed |
BANDAR LAMPUNG - ASN Sipir Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandar Lampung atau Lapas Rajabasa, Dhawank Delvi, yang bergaya hidup mewah diperiksa Inspektorat Kemenkumham.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kakanwil Kemenkumham) Lampung, Sorta Delima Lumban Tobing menegaskan sanksi terberat yakni penurunan pangkat hingga pemecatan.
Diketahui, Dhawank Delvi merupakan sipir penjara di Lapas Rajabasa Bandar Lampung.
Ia menjadi sorotan karena gaya hidup mewahnya diduga memiliki harta kekayaan fantastis dan fasilitas mewah.
Gaya hidup mewah Dhawank Delvi diunggah lewat akun Twitter @PartaiSocmed yang memperlihatkan foto sipir lapas Rajabasa tersebut sedang mengendarai motor Harley-Davidson hingga motocross.
"Dia adalah Dhawank Delvi, Polsuspas (sipir) Lapas Rajabasa Lampung, pegawai @kumhamlampung. Keren ya harley-nya?" tulis @PartaiSocmed pada Jumat, (21/4/2023).
Dalam postingan terbarunya, Senin (24/4/2023) malam, @PartaiSocmed membongkar cara Dhawank Delvi bisa menjadi kaya seperti saat ini dalam thread bertajuk 'CARA SIPIR PENJARA JADI KAYA'.
CARA SIPIR PENJARA JADI KAYA
— #99 (@PartaiSocmed) April 24, 2023
*sebuah thread* pic.twitter.com/YkKGqJXUyZ
"Berikut adalah beberapa sumber pemasukan sampingan (atau utama?) Dhawank sebagai sipir Lapas Rajabasa, Lampung," tulisnya.
"Menguasai Kantin LP lalu melakukan monopoli. Modusnya, pembesuk dibatasi membawa makanan cuma 3 potong lauk, jadi jika penghuni lapas ingin lauk lebih harus membeli di kantin yg dikelola olehnya."
"Dhawank juga mengelola Koperasi LP sehingga segala kebutuhan penghuni harus beli dari dia. Koperasi LP ini mengelola seluruh sektor ekonomi di LP sehingga dia jadi penguasa ekonomi penjara."
"Disamping itu Dhawank juga mengelola catering LP yang operasionalnya dijalankan di rumah kontrakan dekat rumah orang tuanya."
"Semua konsesi yg dimiliki Dhawank itu tentu atas persetujuan atasannya."
"Info terkahir yg kami dapatkan, per hari ini semua konsesi ekonomi tersebut sudah dicabut dari Dhawank oleh atasannya akibat viral tentang gaya hidupnya, termasuk bisnis catering-nya."
"Diluar itu ada info menarik tentang Dhawank ini, yaitu semua transaksi besar dilakukannya dengan ATM BRI yg bukan atas namanya. ATM atas namanya hanya digunakan untuk transaksi kecil2 seperti utk kebutuhan rumah tangga."
"Kita mulai cerita menariknya. Kerabat Dhawank ini punya kawan atau boleh dibilang boss yg namanya Hendrik. Hendrik ini sering mendatangkan burung murai dari luar Lampung."
"Rupanya jual beli burung itu hanyalah sampingan Hendrik, utamanya adalah pengendali bisnis ganja. Jaringannya dari Aceh hingga Lampung dan Jakarta."
"Singkat cerita Hendrik akhirnya ditangkap dan tahun 2018 divonis mati oleh Pengadilan."
"Karena Hendrik divonis hukuman maksimal maka penahanannya dipindah dari Lapas Narkoba Way Huwi ke Lapas Kelas 1 Rajabasa, Bandar Lampung."
"Tahu Hendrik dipindah ke Rajabasa maka kerabatnya yg kenal Hendrik saat jual beli burung dulu menitipkan Hendrik pada Dhawank."
"Hendrik pun senang ketemu Dhawank karena selain banyak terbantu juga sama2 penggemar burung. Berkat bantuan Dhawank di dalam Lapas Hendrik tetap boleh pelihara burung kicauan."
"Info yg kami dapatkan uang segepok ini adalah untuk pembelian burungnya Hendrik."
![]() |
| Foto: Twitter/Partai Socmed |
"Berhubung sudah larut malam maka thread kami lanjutkan besok saja. BERSAMBUNG." (*)

