Notification

×

Polisi Sebut Ada Anarko, Demo Mahasiswa Lampung Tolak UU Cipta Kerja Ricuh, 48 Orang Diamankan

31 March 2023 | 09:44 WIB Last Updated 2023-05-05T13:31:21Z
Demo mahasiswa Lampung tolak UU Cipta Kerja ricuh (Foto: Istimewa)

BANDAR LAMPUNG – Aksi unjuk rasa mahasiswa di Lampung tolak pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) di depan Gedung DPRD provinsi berlangsung ricuh, Kamis (30/3/2023).


Polisi pun mengamankan 48 orang dalam aksi tersebut untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolresta Bandar Lampung.


“Ada 48 pengunjuk rasa yang diamankan, seluruhnya masih dilakukan pemeriksaan di Mapolresta Bandar Lampung,” ujar Kapolresta Bandar Lampung Kombes Ino Harianto.


Dia mengatakan, tembakan water cannon yang diduga memantik pecahnya kericuhan itu merupakan standard operational procedure (SOP) yang dijalankan, setelah ada sejumlah tindakan yang tergolong anarkis.


“Pada saat demo sudah kami fasilitasi untuk bertemu dengan sejumlah anggota dewan. Namun tidak ada titik temu, hingga akhirnya itu terjadi (kerusuhan). Terkait water cannon, itu merupakan bagian SOP kami karena sudah ada tindakan-tindakan yang dinilai perusakan oleh massa,” kata Ino, dilansir CNNIndonesia.


Pihaknya belum bisa menentukan status para pendemo yang telah diamankan.


“Belum, masih kami mintai keterangan,” tandasnya.


Selain itu, polisi menyebutkan unjuk rasa penolakan pengesahan UU Cipta Kerja oleh ratusan mahasiswa di Lampung itu telah disusupi.


Kapolresta mengatakan ada kelompok-kelompok di luar mahasiswa yang menyusupi aksi demo tersebut.


“Ada kelompok Anarko yang menyusupi ratusan mahasiswa, beberapa orang telah kami amankan,” kata Ino.


Menurutnya, kericuhan dipicu kelompok tersebut. Selain itu, ditemukan juga bahan bakar serta batu yang diduga telah disiapkan kelompok yang diklaimnya sebagai Anarko.


“Jadi kericuhan ini ada provokasi yang dilakukan oleh kelompok Anarko ini, kami juga temukan bensin dan batu yang telah disiapkan oleh kelompok tersebut,” ujar Ino. (*)