Notification

×

Kadis Pendidikan Lampung-Pj Bupati Mesuji Mengaku Titip Anak Sahabat Masuk FK Unila

09 March 2023 | 19:42 WIB Last Updated 2023-03-20T09:50:45Z
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung sekaligus Pj Bupati Mesuji, Sulpakar saat bersaksi dalam sidang di Pengadilan Tipikor Tanjung Karang, Kamis (9/3/2023). (Foto: Istimewa)


BANDAR LAMPUNG - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung sekaligus Pj Bupati Mesuji, Sulpakar mengaku menitipkan mahasiswa masuk Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Lampung (Unila).


Mahasiswa titipannya tersebut NJ, putri Sekretaris Dinas Pendidikan Lampung Selatan, Asep Jamhur. 


Sulpakar mengaku menitipkan mahasiswa masuk Fakultas Kedokteran Unila tahun 2022 saat bersaksi dalam sidang di Pengadilan Tipikor Tanjung Karang, Kamis (9/3/2023), 


Sulpakar mengaku dihubungi Asep Jamhur terkait permintaan bantuan agar NJ bisa masuk FK Unila melalui jalur mandiri (SMMPTN). 


Asep Jamhur adalah stafnya saat Sulpakar masih menjabat sebagai Kadis Pendidikan Lampung Selatan. 


"Pak Asep minta tolong agar anaknya diperhatikan karena hendak mendaftar di Unila lewat jalur mandiri," kata Sulpakar. 


Menurutnya, atas permintaan tersebut dirinya tidak bisa memberikan jawaban pasti. 


"Saya bilang, kita coba berusaha untuk dibantu," kata Sulpakar, dilansir Kompas.com


Permintaan itu disampaikan Asep Jamhur pada awal 2022, sehingga belum mendaftar untuk ujian mandiri. 


Sulpakar lalu bertemu dengan Karomani di sebuah forum dan menyampaikan permintaan Asep Jamhur itu. 


"Prof, ini ada sahabat saya, anaknya mau masuk Unila jalur mandiri," kata Sulpakar menirukan ucapannya kepada Karomani saat itu. 


"Ya sudah daftar saja," kata Sulpakar menirukan jawab Karomani saat itu.


Sulpakar mengaku baru menghubungi Karomani kembali setelah menerima kartu pendaftaran dari Asep Jamhur. 


Kartu pendaftaran itu lalu dikirim ke Karomani via chat WhatsApp.


Sulpakar baru tahu jika putri Asep, NJ, lulus di FK Unila saat Asep datang ke rumahnya. 


"Dia ucapkan terima kasih sama bawa oleh-oleh (makanan) otak-otak khas Kalianda dan kue," kata Sulpakar. 


Jaksa sempat menanyakan apakah ada kesepakatan antara Karomani, baik itu dengan Sulpakar maupun Asep Jamhur. 


"Tidak ada," kata Sulpakar. 


"Saudara saksi yakin?" tanya jaksa. 


"Yakin," kata Sulpakar. 


"Baik, saya pegang keterangan saksi," jawab jaksa. (*)