Notification

×

Anak Karomani Kuliah di FK Unila, Istri Klaim Masuk Tanpa Tes

29 March 2023 | 08:48 WIB Last Updated 2023-05-05T13:31:26Z
Istri terdakwa Karomani, Enung Juhartini saat bersaksi di persidangan perkara dugaan suap penerimaan mahasiswa baru (PMB) Universitas Lampung (Unila), Selasa (28/3/2023). (Foto: Tribunlampung.co.id)

BANDAR LAMPUNG - Istri Karomani, Enung Juhartini dihadirkan dalam sidang dugaan suap penerimaan mahasiswa baru (PMB) Universitas Lampung (Unila) 2022, Selasa (28/3/2023).


Istri Karomani, Enung Juhartini mengklaim anaknya kuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Lampung (Unila) melalui jalur prestasi.


Karomani merupakan mantan Rektor Unila terdakwa kasus suap penerimaan mahasiswa baru (PMB) Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Lampung.


Dalam sidang tersebut, Enung Juhartini mengakui bila anaknya kuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Lampung.


Dalam persidangan, hakim Edy Purbanus bertanya kepada Enung Juhartini terkait salah seorang anaknya yang berkuliah di FK Unila.


"Apakah benar saksi memiliki anak yang kuliah di (Fakultas) Kedokteran Unila," tanya hakim.


"Apakah anak saksi ini ada hubungannya dengan jabatan suami yang punya kapasitas meloloskan calon mahasiswa," lanjut Edy, dilansir Tribunlampung.


Menanggapi hal tersebut, Enung membenarkan bahwa ia memiliki putra yang kuliah di FK Unila. Namun dia mengklaim anaknya lolos melalui jalur prestasi.


"Iya pak, anak kedua saya kuliah di Kedokteran Unila, dia masuk lewat jalur prestasi," ujarnya.


Menurut Enung, sang anak memiliki sejumlah prestasi akademis seperti juara lomba sains dan olimpiade di berbagai tempat.


"Anak saya masuk lewat jalur tanpa tes, karena dia juga sering juara lomba olimpiade sains," katanya.


Enung membantah bila keberadaan putranya di Fakultas Kedokteran Unila karena faktor jabatan ayahnya ketika itu sebagai Rektor Unila.


"Tidak pak, itu tidak ada hubungannya dengan jabatan suami saya (sebagai rektor)," imbuhnya.


Mendengar jawaban Enung, Hakim Edy Purbanus pun langsung mengapresiasi prestasi anak Enung dan sang mantan Rektor tersebut.


"Berarti anak ibu top, bukan karena orang tuanya punya kekuasaan untuk meluluskan," pungkas Hakim Edy. (*)