Notification

×

Pria asal Lampung Dipolisikan Culik Balita di Cilegon Banten, Begini Kronologinya

15 January 2023 | 17:37 WIB Last Updated 2023-03-20T09:53:30Z
Arian Syahrudin menunjukkan foto anaknya yang diduga diculik (Foto: Istimewa)

BANTEN - Sudah hampir dua pekan Adriana Syahfitri (4) diculik kerabat orang tuanya. 


Balita asal Cilegon, Banten itu menjadi korban penculikan yang diduga dilakukan Hendriansyah, adik tiri ibunya.


Ayah Adriana, Arian Syahrudin, sampai saat ini belum mendapat informasi terbaru terkait kasus penculikan anaknya. 


Polisi juga belum menemukan titik terang keberadaan penculik maupun anaknya.


“Saya berharap cepat ditemukan, apalagi sekarang saya sudah tidak bekerja karena fokus mencari anak, kendaraan juga sudah dijual. Saya harap polisi benar-benar bekerja membantu menemukan anak kami,” ujar Arian, Sabtu (14/1/2023).


Dia juga sudah berupaya sendiri dengan menyebar kertas bergambar wajah anaknya dan penculik. 


Hendriansyah sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) atau buronan Polres Cilegon.


Selain itu, Arian bersama dengan istrinya sudah menemui ibu Hendriansyah di Lampung. Namun, upaya itu juga tidak membuahkan hasil.


Dari ibu Hendriansyah, dia mendapatkan informasi jika Hendriansyah sudah satu tahun tidak pulang ke rumah lantaran memiliki banyak kasus di Lampung. 


Bahkan Hendriansyah juga sudah masuk daftar pemcarian orang (DPO) oleh polisi di Lampung.


Arian mengungkapkan, sebelum kasus penculikan terjadi, ia sempat bertemu dengan Hendriansyah selama satu jam. 


Ketika itu, adik tiri sang istri datang ke rumahnya di Cilegon untuk bersilaturahmi pada 2 Januari 2023 sekitar pukul 07.00 WIB.


“Namun, waktu itu saya masih kerja, sekitar pukul 08.00 saya meninggalkan rumah,” ucap Arian, dilansir Kompas.tv.


Setelah itu, ia tidak mengetahui kondisi rumahnya seperti apa. Kedatangan Hendriansyah diawali dengan mengirim pesan melalui Facebook.


“Kami punya nomor teleponnya, tetapi setelah kejadian tidak aktif,” kata Arian.


(Foto: Twitter)


Kronologi


Arian memaparkan kronologi penculikan Adriana Syahfitri, anak keduanya. 


Saat dia sedang bekerja, Hendriansyah mengajak kedua anaknya, Adriana serta kakaknya, untuk pergi ke warung.


Ia sempat diberitahu lokasi warung yang berada di dekat rumah oleh kakak Adriana. 


Namun, Hendriansyah justru mengajak kedua keponakannya itu pergi ke warung yang berada di dekat jalan utama.


Tidak sampai di situ, mereka bertiga justru naik angkot menuju sebuah pusat perbelanjaan. 


Dalam rekaman kamera CCTV, terlihat ketiganya hanya 10 menit berada di dalam pusat perbelanjaan itu.


“Lalu, mereka keluar dan makan di warteg depan Ramayana. Setelah makan, anak pertama saya disuruh pulang oleh pelaku dengan alasan menyuruh memanggil ibunya untuk ikut menyusul,” ujar Arian.


Anak pertama Arian pun pulang ke rumah sendirian dengan naik angkot. 


Sang ibu yang mengetahui anak keduanya tidak ikut, segera menyusul ke warteg seberang pusat perbelanjaan dimaksud.


“Tapi ternyata sudah tidak ada di sana, dicari sampai pukul 20.00 tidak ketemu,” ucap Arian. (*)