![]() |
| Foto: Ilustrasi/Istimewa |
Bandar Lampung - Merasa kesal karena sulit menemukan lokasi penjemputan, driver ojek online (ojol) di Bandar Lampung diduga memukul penumpangnya.
Akibatnya, driver ojol berinisal DA dilaporkan penumpangnya, WM (44) ke polisi atas dugaan penganiayaan.
Selain dipukul, penumpang yang tinggal di Sukadanaham, Tanjung Karang Barat, Bandar Lampung, itu juga diturunkan di tengah jalan sebelum sampai tujuan.
"Laporan sudah kami terima. Yang jelas, laporan sama bukti visum baru kita terima tadi (Senin) malam," kata Kapolsek Tanjung Karang Timur, Kompol Doni Arianto, Selasa (10/5/2022).
Laporan tersebut diterima dengan STPL (surat tanda penerimaan laporan) No. TBL / B/145/V/2022/LPG/ RESTA BALAM/ SEK TkT tanggal 9 Mei 2022.
Pihak kepolisian sudah meminta keterangan korban dan sedang mencari keterangan saksi di sekitar lokasi kejadian.
"Terlapor juga, tapi nanti setelah kita dalami keterangan saksi korban terlebih dahulu," kata Doni, dilansit Tribunlampung.
Kejadian tidak mengenakkan itu dialami WM pada Minggu (8/5/2022) sekira pukul 20.30 WIB.
Awalnya, WM yang baru selesai mengikuti pelatihan di salah satu hotel di Tanjung Karang Timur, memesan jasa ojol untuk pulang ke rumahnya di Sukadanaham.
DA kemudian tiba di lokasi penjemputan. Namun, saat dalam perjalanan, driver ojol itu mengomel.
Hal itu diduga karena pelaku kesal sulit menemukan lokasi WM saat hendak menjemputnya.
Mendengar pelaku tak henti-hentinya mengomel, korban minta diturunkan.
Driver ojol itu kemudian menurunkan WM dan sempat meminta ongkos sebesar Rp 11.000.
Korban kemudian melempar uang tersebut. Pelaku yang tak senang lalu memukul wajah WM hingga korban terjatuh.
Pelaku lalu pergi begitu saja meninggalkan korban seorang diri. (*)
