Notification

×

Buron Sepekan, Pembunuh Pemuda saat Malam Takbiran di Lampung Utara Serahkan Diri

09 May 2022 | 11:24 WIB Last Updated 2022-05-09T04:24:52Z
 Radi (24) pelaku utama kasus penganiayaan hingga menyebabkan korbannya meninggal dunia, di malam takbiran, akhirnya menyerahkan diri. (MNC Portal)


LAMPUNG UTARA - Sempat dinyatakan buron, pelaku utama pembunuhan di Bukit Kemuning, Lampung Utara akhirnya menyerahkan diri ke polisi, Minggu (8/5/2022).

Sebelumnya, pelaku bernama Radi (24) menganiaya hingga menyebabkan korbannya meninggal saat malam takbiran di Pasar Bukit Kemuning, Lampung Utara, Minggu (1/5/2022).

Redi merupakan warga Lk II Kelurahan Bukit Kemuning, Kecamatan Bukit Kemuning, Lampung Utara.

Dia menyerahkan diri setelah sepekan menjadi buronan.

Sebelum menyerahkan diri, polisi menyebar foto dan data Radi dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kasat Reskrim Polres Lampung Utara, AKP Eko Rendi mengatakan, pelaku menyerahkan diri saat anggotanya mengamankan dua tersangka lain, yang diduga terlibat dalam penganiayaan tersebut.

"Untuk dua orang yang kami amankan secepatnya akan ditetapkan statusnya. Sedangkan Radi merupakan tersangka utama," ujarnya, dilansir iNews.id.

Terpisah, Kasubag Humas Polres Lampung Utara AKP Zulkarnain mengatakan, penganiayaan hingga berujung penikaman korban Gregi itu terjadi saat malam takbiran.

Peristiwan berawal saat korban melintas di Jalan Lintas Sumatera, depan konter samping BNI cabang Bukit Kemuning, Lingkungan V, Kelurahan Bukit Kemuning.

"Saat melintas, korban yang mengendarai motor dilempar batu oleh tersangka. Korban pun menghampiri, lalu terjadi adu mulut," kata Zulkarnain.

Hingga akhirnya mereka berkelahi dan korban sempat dikeroyok oleh rekan tersangka.

Saat perkelahian itu, Radi lalu menghujamkan senjata tajam yang dibawanya ke tubuh Gregi sebanyak tiga kali.

Korban pun terjatuh bersimbah darah. Melihat korbannya tersungkur, tersangka langsung kabur.

"Warga yang melihat korban terluka langsung melarikannya ke Puseksmas setempat. Tapi karena lukanya cukup parah, korban meninggal dunia," kata Zulkarnain. (*)