| Feni Ardilla (Foto: Istimewa) |
Lampungonline, Bandar Lampung -- Kasus dugaan penyebaran berita bohong mahasiswi bernama Feni Ardilla, yang sebelumnya mengaku dilecehkan Wakil Ketua DPRD Lampung dari Partai NasDem, Fauzan Sibron meski akhirnya dibantah, berlanjut.
Mantan calon anggota Legislatif DPR RI dari Partai Nasdem, Irza Dewi Sartika, meminta Polda Lampung segera memeriksa Feni Ardilla.
Feni Ardila selaku terlapor kasus dugaan penyebaran berita bohong yang telah merugikan nama Partai Nasdem dan nama Wakil Ketua DPRD Lampung, Fauzan Sibron.
"Saya pribadi berharap Polda Lampung mengungkap kasus ini agar terang benderang, dan memeriksa Feni Ardilla serta pihak-pihak yang ikut terlibat dalam penyebaran berita bohong ini," ujar Irza, Kamis (3/3/2022).
Dia menilai, akibat penyebaran berita itu, sudah membuat citra partai NasDem Lampung buruk.
"Termasuk nama Fauzan Sibron selaku wakil ketua DPRD Lampung," kata Irza, dilansir Tribunlampung.
Menurut Irza, dia berupaya agar kasus ini segera diungkap dan mereka yang telah membuat gaduh karena menyebarkan berita bohong, dikenakan sanksi pidana sesuai aturan yang berlaku, sehingga ada efek jera, agar kasus ini tidak terulang kembali.
Aktifis perempuan ini juga meminta Badan Kehormatan DPRD Lampung segera bersikap dan tak tinggal diam atas kasus ini.
"Beberapa waktu lalu saya sudah datangi Badan Kehormatan DPRD, tapi belum ada respon. Setidaknya mereka bisa memanggil pihak -pihak yang terkait dengan kasus itu, demi marwah DPRD itu sendiri. Kami tak ingin nama kakak Fauzan selaku wakil rakyat dari partai NasDem tercoreng," kata Irza.
Diketahui, sebelumnya Feni juga telah resmi dilaporkan oleh LSM InfoSOS ke Polda Lampung, atas tuduhan menyebarkan berita bohong terkait pelecehan yang dialaminya oleh anggota DPRD Lampung berinisial FS.
Laporan dilakukan Ketua DPP LSM InfoSos, Junaedi Farhan didampingi Sekretaris, Arista Trisnandi.
Feni dilaporkan ke Polda Lampung dengan nomor laporan STTLP/B225/II/2022/SPKT/Polda Lampung atas dugaan menyiarkan berita bohong, yang memicu keonaran di masyarakat.
Feni Ardilla awalnya mengaku dilecehkan Wakil Ketua DPRD Lampung berinisial FS. Sedangkan teman prianya melapor dipukul ajudan FS ke Polresta Bandar Lampung.
Feni menyebut petinggi partai di Lampung tersebut merangkul paksa dirinya di Kafe Southbank Gastrobar Lampung di Kota Bandar Lampung pada Sabtu (5/2/2022) malam.
Sebelum dugaan peristiwa tersebut, kedua ajudannya lebih dulu diduga menarik paksa mahasiswi perguruan tinggi swasta tersebut ke meja FS.
Pasca pengakuannya viral dan dimuat di media-media, Feni kemudian melalui unggahan videonya, menyampaikan permohonan maaf, dan membatah peristiwa tersebut. Ia mengaku tidak pernah menjadi korban pelecehan siapapun.
"Terkait pemberitaan, saya minta maaf dan saya tegaskan, tidak ada sangkut pautnya dengan FS. Peristiwa ini terjadi antara teman saya bernama Syahrial Yusuf dengan Romi," kata Fani dalam video yang beredar, Kamis (17/2/2022).
Sayangnya pasca beredar video klarifikasi tersebut, publik kembali digegerkan munculnya rekaman suara Feni saat wawancara dengan beberapa wartawan di sebuah kafe di Pahoman, Bandar Lampung. (*)
Dalam rekaman tersebut Feni menceritakan kronologis kasus dugaan pelecehan yang dialami kepada awak media. (*)