Notification

×

Megawati Kritik Masyarakat Antre Minyak Goreng, Pakar: Tidak Peka dengan Penderitaan Rakyat

19 March 2022 | 13:29 WIB Last Updated 2022-03-19T06:29:31Z

Megawati Soekarnoputri (Foto: Istimewa)


Lampungonline, Jakarta - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengkritik warga khususnya ibu-ibu, yang antre minyak goreng murah saat terjadi kelangkaan, dalam webinar tentang pencegahan stunting, Jumat(18/3/2022).


Megawati mengaku heran dengan masyarakat yang berebut dan antre minyak goreng.


Menurutnya, harusnya masyarakat bisa beralih menggunakan metode memasak yang lain, jika harga minyak goreng melambung.


"Saya sampai mengelus dada, bukan urusan masalah nggak ada atau mahalnya minyak goreng, saya itu sampai mikir jadi tiap hari ibu-ibu itu apakah hanya menggoreng. Sampai begitu rebutannya," kata Megawati. 


Alih-alih memasak menggunakan minyak goreng, Megawati menyarankan agar masyarakat memasak dengan cara direbus, dikukus, hingga dirujak. 


Dengan cara itu, Megawati yakin kelangkaan minyak goreng tidak akan menjadi masalah dan masyarakat menjadi lebih sehat.


Menanggapi hal itu pakar politik dari Universitas Al Azhar, Ujang Komarudin, menilau Megawati tidak peka dengan masalah sosial masyarakat.


"Pernyataan tersebut kurang peka dan tak solutif, karena mestinya Megawati meminta Jokowi dan Puan, sebagai Presiden dan Ketua DPR untuk amankan pasokan minyak goreng, bukan meminta rakyat merebus makanan," kata Ujang, dilansir Tempo, Sabtu (19/3/2022). 


Dia mengatakan tidak semua hidangan dapat direbus seperti saran Megawati. 


Selain itu, saran Megawati dianggap tidak menyentuh akar permasalahan dari langka dan mahalnya komoditas minyak goreng. 


"Kelihatannya kepekaan elite terhadap penderitaan rakyat mulai terkikis, mulai luntur dan hilang," kata Ujang. (*)