Notification

×

Clear! Polemik Ketua Demokrat Lampung dengan Tiga Plt Ketua DPC Diselesaikan

22 March 2022 | 20:30 WIB Last Updated 2022-05-08T09:56:00Z

Herman Khaeron (Foto: Istimewa)


Lampungonline, Bandar Lampung - Polemik Ketua DPD Demokrat Lampung Edy Irawan dengan tiga Plt Ketua DPC akan diselesaikan dengan musyawarah.

Kepala Badan Pembinaan Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron mengaku telah menerima salinan laporan tiga Plt Ketua DPC, perihal polemik pemberhentian jabatan oleh Ketua Demokrat Lampung Edy Irawan Arief.

Surat yang dikeluarkan Edy Irawan pada 7 Januari 2022, yang isinya menugaskan Sekretaris DPC untuk melaksanakan tugas-tugas Ketua DPC hingga terbit SK Plt Ketua yang baru, sudah dicabut.

“Surat lama sudah dicabut, jadi atas penugasan sekretaris itu sudah dicabut, suratnya sudah ada dan sudah clear,” ujar Herman, Selasa (22/3/2022).

Pihaknya sudah mendapatkan salinan laporan yang diajukan tiga Plt Ketua DPC tersebut.

Setelah ini, persoalan tersebut akan diselesaikan dengan cara musyawarah.

“Kami sudah mendapatkan salinannya, dan tentu akan kita dudukkan di tempat yang pas dan akan mengambil keputusan berdasarkan musyawarah,” jelas Herman, dilansir Tribunlampung.

Diketahui, tiga Plt Ketua DPC yang dimaksud yakni Plt Ketua DPC Lampung Timur Yandri Nazir, Plt Ketua Pringsewu Juwita Zahara dan Plt Ketua Metro Zainuri.

Mereka melaporkan Edy Irawan karena telah memberhentikan mereka sebagai plt dan menunjuk Sekretaris DPC untuk melaksanakan tugas Ketua DPC.

Edy disebut melangkahi kewenangan DPP, karena menurut mereka itu bukan ranah DPD

Yandri Nazir membenarkan jika surat tersebut sudah direspon oleh DPP.

Pihaknya mengaku sedang menunggu jadwal sidang dari Mahkamah Partai.

"Sudah direspons minggu lalu, dan responnya bagus, akan dipelajari oleh anggota Mahkamah Partai dan kami akan diundang," kata Yandri.

Dia mengaku tidak ikut dan tidak dilibatkan dalam Musyawarah Cabang (Muscab) Demokrat se-Lampung, yang digelar di Balai Krakatau, Bandar Lampung, kemarin.

"Kami tidak dilibatkan, jadi kami juga tak mau ikut campur," katanya. 

Diketahui, Muscab Demokrat akan menetapkan calon Ketua DPC di 15 kabupaten dan kota di Lampung.

Setelah itu, para calon akan mengikuti fit and proper test dan Ketua terpilih akan ditentukan oleh DPP. (*)