Notification

×

Belum Jelas Pemicunya, Sekretaris Diskoperindag Tanggamus Lampung Dicelurit Bawahan

11 March 2022 | 19:08 WIB Last Updated 2022-03-11T12:09:52Z

Foto: Ilustrasi/Istimewa


Lampungonline, Tanggamus – Belum jelas masalahnya, Sekretaris Dinas Koperasi dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Tanggamus, Lampung, Wawan Haryanto ditusuk rekan kerjanya, FN menggunakan senjata tajam jenis celurit, Jumat (11/3). 


Akibatnya, Wawan mengalami luka parah pada bagian perut dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.


Menurut rekan kerja Wawan yang juga Kepala Bidang Perindustrian, Diskoperindag Tanggamus, Eko Didi Armadi, pembacokan tersebut berawal saat dia sedang duduk bersama pelaku sekaligus stafnya, FN di depan kantor Diskoperindag sekitar pukul 10.00 WIB. Lalu, FN izin ke kamar mandi. 


“Saya lihat ada staf yang lain mengejar dia (FN) karena membawa senjata atau apa. Saya ikut lari mengejar. Sampai di dalam ruangan pak Wawan, sudah kejadian (pembacokan),” ujarnya.


Lalu, Eko memegang dan membawa FN, serta memintanya untuk menyerahkan senjata tajam jenis celurit yang dipegangnya.


Kemudian Eko dan rekan lainya membawa Wawan ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan medis. 


“Tadinya mau kita bawa ke RSUD Batin Mangunang, tapi karena kondisi keluar darahnya agak banyak jadi kita bawa ke Puskesmas Simpang, tapi ada kegiatan vaksin, jadi Pak Wawan langsung kita bawa ke Rumah Sakit Mitra Husada Pringsewu,” kata Eko, dilansir Medialampung.


Namun dia mengaku tidak mengetahui pasti penyebab FN membacok Wawan. Menurut Eko, sebelum peristiwa pembacokan terjadi, FN tampak bersikap seperti biasa saja. 


“Waktu FN mengobrol sama saya biasa-biasa saja, seperti tidak ada masalah,” ungkapnya.


Eko sudah menyerahkan celurit yang dipakai FN untuk membacok Wawan ke Polsek Kota Agung. 


Namun Eko mengaku tidak mengetahui keberadaan FN. Sebab, saat kejadian dia fokus untuk menyelamatkan Wawan.


Kapolsek Kota Agung, AKP Sugeng Sumanto mengatakan pihaknya sudah menghubungi keluarga korban dan membuat laporan ke Polres Tanggamus. 


“Kita sudah dapatkan barang bukti dan cek tempat kejadian perkara (TKP). Untuk tindak lanjutnya nanti akan diserahkan ke Polres Tanggamus,” tuturnya.


Saat ini pelaku belum berhasil diamankan lantaran pada saat kejadian rekan-rekanya hanya melerai dan fokus menyelamatkan korban terlebih dahulu. (*)