Notification

×

Dua Warga Lampung Meninggal Terpapar Covid-19, Positif Bertambah 72 Orang

01 February 2022 | 20:11 WIB Last Updated 2022-02-01T13:18:45Z



LAMPUNGONLINE -- Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Lampung mengungkapkan terdapat penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 72 orang, Selasa (1/2/2022).


Total pasien positif 49.975 orang. Sedangkan pasien sembuh bertambah tiga orang, sehingga total 45.637 orang.


Dua orang pasien positif meninggal dunia, sehingga total kasus meninggal dunia 3.829 orang.


Seluruhnya merupakan data Diskes Provinsi Lampung sejak 18 Maret 2020 hingga 1 Februari 2022.


Beberapa rumah sakit (RS) rujukan masih merawat sebanyak 72 pasien positif Covid-19.


Pasien positif yang dirawat tersebut berasal kasus terjadinya peningkatan jumlah kasus Covid-19 di Lampung pekan lalu.


"Dalam beberapa pekan terakhir terjadi peningkatan kasus positif Covid-19 di wilayah Lampung," ujar juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Lampung, Reihana.


Dia berharap masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan di mana pun dan kapan pun.


Sementara menurut data di Diskes Lampung, total ketersediaan tempat tidur di sejumlah RS rujukan di Lampung sebanyak 972 unit.


Sedangkan pasien positif Covid-19 yang sedang dirawat menempati 27 tempat tidur.


“Sisa tempat tidur yang belum terpakai masih 945 unit,” kata Reihana, dilansir Republika.


Sedangkan tempat tidur dengan ventilator di ruang isolasi tekanan negatif yang masih tersedia sebanyak 33 unit, tersebar di delapan rumah sakit.


Di antaranya lima RSUD, dan tiga RS swasta. Tempat tidur dengan ventilator di ruang isolasi biasa berjumlah empat unit tersebar di dua RSUD.


Reihana yang juga kepala Diskes Lampung mengatakan, pencapaian vaksinasi Covid-19 di Lampung pada akhir Januari 2022 dari total sasaran 6.645.226 orang, terealisasi dosis pertama 85,65 persen atau 5.691.784 orang.


Sedangkan dosis kedua 53,51 persen atau 3.556.026 orang, dan dosis ketiga 1,28 persen atau 84.830 orang.


Total spesimen yang sudah diuji selama pandemi Covid-19 sebanyak 237.187 orang, yang menghasilkan kasus positif 82.377 spesimen.


"Sedangkan orang yang sudah menjalani swab 64.595 orang," kata Reihana. (*)