![]() |
| (istimewa) |
LAMPUNGONLINE - Video hoax yang menyebut ada bom bunuh diri menewaskan pelaku dan menyebabkan darahnya berceceran di lantai depan Ka'bah, beredar lagi.
Video itu sebenarnya sudah sempat beredar sejak 2017.
Dilihat pada Minggu (26/5/2019), pukul 21.44 WIB, ada beberapa akun di Twitter yang mencuitkan soal ledakan bom di dalam Masjidil Haram, Mekkah.
Sejumlah cuitan itu juga mencantumkan link YouTube yang berisi video berdurasi 37 detik menunjukkan ada bercak merah seperti darah di lantai dan orang-orang yang berkumpul di sekitar Ka'bah.
Video itu ada yang beredar sejak Sabtu (25/5/2019) dan Minggu (26/5/2019) di YouTube, dilansir detikcom.
Kabar tersebut pernah diberitakan pada Minggu (1/10/2017).
Saat itu informasi mengenai hal tersebut beredar dalam pesan berantai pada aplikasi perpesanan WhatsApp.
Pada tahun itu, 2017, media menelusuri dari sejumlah pemberitaan media Arab Saudi seperti Okaz.
Media itu membuat penjelasan tentang video tersebut yang juga ramai beredar di Saudi.
Media Saudi ketika itu menuliskan pihak pengamanan Masjidil Haram menyebut video yang beredar tentang ceceran darah di depan Hajar Aswad, Ka'bah, Masjidil Haram, adalah gambar lama.
Jubir pasukan pengaman Masjidil Haram, Mayor Sameh Al Salami, mengatakan gambar darah yang berceceran di lokasi Tawaf sekitar Hajar Aswad dan beredar di medsos video adalah insiden seorang jamaah asal Afrika berusia sekitar 50 tahun yang terpeleset dan jatuh.
Jamaah itu kemudian mengalami luka-luka pada kakinya.
Sesaat setelah kejadian. pihak pengamanan Masjidil Haram langsung mendatangkan ambulans dan melarikan jamaah tersebut ke rumah sakit Ajyah untuk mendapatkan perawatan. (*)
