![]() |
| (ikustrasi/ist) |
LAMPUNGONLINE.CO.ID - Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) 21 Desa Tridadi, Kecamatan Sleman, Sleman, DIY, Tugiman (53) ditemukan tewas gantung diri di belakang rumahnya, Jumat (18/4/2019).
Tugiman menghilang sejak pulang menyelesaikan penghitungan suara di TPS, Kamis (17/4/2019).
Belum diketahui persis apa motif korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara yang tragis itu.
"Kita baru tahu Ketua Bawaslu Sleman mengabari, saya kroscek, kemarin sore langsung melayat. Dimakamkan kemarin," kata Ketua KPU Sleman, Trapsi Haryadi saat dimintai konfirmasi, Sabtu (20/4/2019).
Trapsi mengaku belum mengetahui motif korban bunuh diri. Dia hanya menyebut korban sudah selesai menyelesaikan tugasnya sebagai ketua KPPS.
"Ketua KPPS telah menyelesaikan tugas pemungutan suara dan penghitungan suara," jelasnya.
Kapolsek Sleman, Kompol Sudarno, mengatakan mayat Tugiman ditemukan anaknya yang memang mencari keberadaan ayahnya.
Hal itu karena Tugiman yang merupakan warga Dusun Murten, Desa Tridadi, Sleman itu menghilang sejak menyelesaikan penghitungan suara Pemilu, Kamis pagi.
"Dari keterangan keluarga, selesai dari TPS itu (Tugiman) pulang dan pergi ke kebun sejak pagi. Saat anaknya ke belakang rumah malah menemukan ayahnya gantung diri di tempat jemuran," ujar Kompol Sudarno, dilansir detikcom.
Mayat Tugiman ditemukan Jumat pagi tadi dan segera dilaporkan ke Polsek Sleman.
"Dari keterangan medis tadi, korban murni gantung diri dan tidak ditemukan bekas penganiayaan di tubuh yang bersangkutan," kata Kompol Sudarno.
Mengenai penyebab Tugiman gantung diri, kapolsek belum bisa memastikannya. Namun, dari keterangan yang diperoleh polisiTugiman tidak memiliki riwayat mengidap penyakit tertentu.
"Tadi kita sudah tanya teman-temannya (Tugiman) juga, dan dia tidak punya masalah sama teman-temannya. Dari keluarga tadi juga bilang kalau tidak ada masalah keluarga, sehingga dugaannya (Tugiman) gantung diri mungkin karena ada permasalahan pribadi," katanya.
Sudarno menambahkan, setelah pemeriksaan secara medis, jenazah Tugiman dibawa ke rumah duka untuk selanjutnya dimakamkan.
"Sudah dimakamkan sekitar jam 16.00 WIB tadi," pungkasnya. (*)
