LAMPUNGONLINE.CO.ID - Menutup tahun 2018, Komite Teater Dewan Kesenian Lampung (DKL) kembali menyelenggarakan 'Festival Monoton atau Monolog Sing Ditonton', di Gedung Teater DKL, 22-23 Desember 2018 dari pukul 10.00 – 17.00 WIB.
"Festival ini memasuki tahun ke dua. Event ini sangat tepat bagi aktor untuk menguji, meningkatkan kemampuan, dan sekaligus menyediakan saluran kreativitasnya," ujar pengurus DKL, Heru, Kamis (8/11/2018).
Aktor diuji khususnya berkenaan dengan fleksibilitas tubuh, emosi, imajinasinya, termasuk durasi yang terbatas, teks yang sudah ditentukan.
"Pertaruhan pada ketepatan tafsir, ketepatan dan kejelasan rancang bangun pertunjukan--arransement, dan mewujudkan gagasan artistiknya di atas panggung," jelas Heru.
Mengenai peserta, Fesmon II kali ini lebih diperuntukkan bagi pelaku teater dari kalangan pelajar dan mahasiswa, tetapi tidak menutup kemungkinan jika ada dari kalangan umum yang berminat untuk berpartisipasi.
Bertindak sebagai Dewan Juri adalah Iswadi Pratama (Sutradara dan Direktur Artistik Teater Satu Lampung), Ari Pahala Hutabarat (Sutradara dan Direktur Artistik Kober), dan Edy Samudera Kertagama (Sutradara Teater Kuman dan anggota Komite Teater DKL).
Fesmon II merupakan ruang bagi pelaku teater yang interes di bidang seni peran. Lima lakon sudah disiapkan oleh panitia yakni Wanci karya Imas Sobariah, Monolog Tiga Kamar karya Iswadi Pratama, Prita Isteri Kita karya Arifin C Noer, Aeng karya Putu Wijaya, dan Hati yang Meracau karya Edgar Allan Poe. Durasi pertunjukan maksimal 30 menit.
Sekadar apresiasi dan penambah semangat, untuk empat penampil terbaik akan mendapatkan tropi, piagam, dan uang tunai sebesar Rp1.250.000.
Pendaftaran dimulai dari tanggal 6 November hingga 10 Desember 2018. Pendaftaran bisa dilakukan ke Kantor DKL di Komplek PKOR Way halim, Jalan Sumpah Pemuda, Way Halim, Kota Bandar Lampung, Lampung 35132.
Telepon: (0721) 703077. Kontak pribadi: Ahmad Jusmar (HP 082281715180), Afrizal AR-Ijal (HP. 085357656495). (fik)
