Notification

×

Lapor ke KPK, Harta Kekayaan Sandiaga Uno Rp 3,8 Triliun

14 August 2018 | 17:29 WIB Last Updated 2018-08-14T10:29:50Z
Sandiaga Uno (ilustrasi/ist)

LAMPUNGONLINE.CO.ID - Bakal Calon Wakil Presiden Sandiaga Salahuddin Uno menyambangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sekira pukul 13.10 WIB, Selasa (14/8/2018).

Sandi tak datang sendiri, dia ditemani mantan menteri ESDM Sudirman Said.

"Saya diantar sahabat saya, Pak Sudirman. Ini (ke KPK) mau lapor LHKPN," kata Sandi begitu dirinya tiba di gedung KPK.

Sebagai calon penyelenggara negara, Sandi menyebut dirinya memang harus secara kontinyu melaporkan harta kekayaannya kepada lembaga antirasuah itu.

Hal itu pun sering dilakukannya saat telah resmi menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta sejak Oktober 2017 lalu.

"Iya, setiap tiga bulan sekali. Jadi mulai Oktober 2017 sampai dengan terkahir bulan Juni (masih menjabat sebagai wagub) saya lapor rutin," kata Sandi.

Namun Sandi belum mau membeberkan besaran kekayaan yang dia miliki dan akan dilaporkan kali ini. Sandi hanya memastikan harta kekayaannya berkembang seiring kurs yang ada di Pasar Modal.

"Berkembang dan di laporkan sesuai kurs di pasar modal," kata dia, dilansir CNNIndonesia.

Berharta Rp3,8 Triliun

Sandiaga Uno dipilih Prabowo Subianto mendampinginya menjadi calon wakil presiden pada pemilihan 2019.

Anak dari pengusaha dan pengajar kepribadian Rahmini Rachman Uno, atau yang lebih dikenal sebagai Mien R. Uno, itu ternyata mempunyai harta yang cukup banyak.

Dilansir dari situs acch.kpk.go.id, Kamis (9/8/2018), Sandiaga sebelum menjadi pejabat publik diketahui berkecimpung di dunia usaha.

Dia melaporkan jumlah harta kekayaannya pada 29 September 2016, ketika hendak mengikuti pemilihan kepala daerah Jakarta. Sejak itu dia belum memperbarui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Dalam LHKPN itu, KPK mencatat Sandiaga mempunyai 12 bidang tanah dan bangunan.

Properti milik Sandiaga tersebar di berbagai tempat, yakni Kota Tangerang (2), Kota Jakarta Selatan (8), Singapura (1), dan Washington DC, Amerika Serikat (1). Nilai keseluruhannya mencapai 113.516.301.444.

Untuk kendaraan, Sandiaga mengaku di LHKPN mempunyai dua mobil. Yakni Nissan Grand Livina buatan 2013, dan Nissan X-Trail keluaran 2015. Taksiran nilai kedua kendaraan itu diperkirakan Rp375 juta.

Di dalam LHKPN, Sandiaga disebutkan mempunyai harta bergerak sebesar Rp3,2 miliar. Harta itu terdiri dari simpanan logam mulia senilai Rp1,5 miliar, benda seni dan barang antik senilai Rp1 miliar, serta benda-benda berharga lainnya senilai Rp700 juta.

Sandiaga juga mempunyai simpanan 23 surat berharga senilai Rp3.721.379.813.530. Di samping itu, dia juga mempunya surat berharga dalam valuta asing senilai US$1.287.801.

Di samping itu, Sandiaga juga mempunyai simpanan giro dan kas sebesar Rp12.899.258.838, dan US$30.247.421.

Sandiaga tercatat memiliki piutang Rp13.834.597.000 dan US$2.465.841.

Jika dikurangi utang, maka jumlah harta Sandiaga mencapai Rp3.856.763.292.656 dan US$10.347.381 (*)