Notification

×

Go-Jek juga Naikkan Tarif Layanan Jarak Dekat

15 August 2018 | 18:55 WIB Last Updated 2018-08-19T16:26:01Z
Mitra Go-Jek cantik di Lampung (ist)

LAMPUNGONLINE.CO.ID -
Setelah Grab, giliran Go-Jek melakukan penyesuaian tarif layanan ojek onlinenya. Berapa?

"Tarif rata-rata jarak dekat untuk mitra driver di Jabodetabek berkisar antara Rp 2.200 - Rp 3.300 per kilometer," ungkap Shinto Nugroho, Chief Public Policy and Government Relations Go-Jek Indonesia dalam keterangan resminya, Rabu (15/8/2018).

Untuk diketahui sebelumnya Go-Jek menerapkan tarif rata-rata Rp 1.600 per km untuk jarak (di bawah 9 km). Artinya terjadi kenaikan hampir 40%.

"Tarif ini berlaku di luar jam sibuk. Tarif yang diterima mitra driver Go-Jek merupakan yang tertinggi di industri," klaim Shinto, dilansir detikcom.

Tak hanya menaikkan tarif jarak dekat di luar jam sibuk, Go-Jek memberikan tambahan penghasilan untuk layanan yang dilakukan mitra saat tengah malam.

Selain itu perusahaan besutan Nadiem Makarim ini membesut program spesial Tujuh Belasan yang menghadirkan berbagai kemudahan bagi para mitra, salah satunya bonus tambahan.

Redam Demo di Asian Games?
Go-Jek baru saja melakukan penyesuaian tarif layanan ojek online (ojol) dengan menaikkan ongkos rata-rata jarak berkisar antara Rp 2.000 - Rp 3.300.

Apakah hal ini dilakukan untuk meredam rencana demo driver ojol di Asian Games?

Seperti diberitakan sebelumnya, para driver mengancam untuk melakukan aksi demo di pembukaan Asian Games 2018.

Para driver ojol tersebut ingin menggelar demo untuk menuntut kenaikan tarif hingga Rp 3.000 per kilometer dan payung hukum untuk ojek online.

"Enggak sih, terkait demo itu enggak ada kaitannya," kilah Michael Reza Say VP Corporate Communications Go-Jek ditemui di kantornya, Pasaraya Blok M, Jakarta, Rabu (15/8/2018).

Pria berkacamata ini pun menjelaskan kalau penyesuaian tarif itu berdasarkan dengan kondisi terkini, begitu juga terkait dengan karakteristik pasar, serta dilihat dari sisi supply and demand.

"Pada intinya, penyesuaian ini dilakukan perusahaan untuk menjaga kesinambungan mitra kami, itu driver Go-Jek sendiri," sebutnya.

Sementara di sisi penumpang, perusahaan ride hailing ini menyediakan program spesial kemerdekaan di bulan ini, salah satunya untuk layanan Go-Food.

Atas dasar itu juga, Go-Jek pun mengaku tidak takut akan kehilangan pelanggan karena diberlakukannya kenaikan tarif layanan ojol tersebut.

"Dari sisi driver, demand-nya kita push, terus dari supply-nya kita dorong juga," tandasnya. (*)