![]() |
| (foto; istimewa) |
LAMPUNGONLINE.CO.ID – Para alumni SD Negeri 7 (sekarang SD Negeri 1) Penengahan, Kedaton, Bandar Lampung angkatan tahun kelulusan 1983-1984 menggelar halal bihalal sekaligus reuni, di kediaman salah satu alumnus, di Jalan Blora, Gang Sentosa 2, Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung, Rabu (20/6/2018) sekira pukul 10.00 WIB.
Hadir para alumnus yang masih berdomisili di Provinsi Lampung maupun luar provinsi, seperti dari Tangerang Selatan, Banten dan Bandung, Jawa Barat. Mereka terdiri dari siswa kelas A dan B.
Suasana berlangsung penuh keakraban dan saling melepas rindu, setelah sekira 35 tahun tidak bertemu. Mereka saling bernostalgia mengenang masa ketika masih sama-sama menimba ilmu di sekolah dasar.
![]() |
| (foto: istimewa) |
Tidak hanya itu, bahkan para alumni SD 7 ini juga memberi masukan untuk pembangunan di Provinsi Lampung, khususnya di ibukota provinsi, Bandar Lampung yang berjuluk Kota Tapis Berseri.
Seperti diungkapkan salah satu alumnus bernama Sapto, yang kini berdomisili di Kopo, Bandung, Jawa Barat.
Pria yang kini mengabdi sebagai prajurit TNI AU (Angkatan Udara) di Lembang, Bandung, Jawa Barat itu ternyata mengikuti perkembangan pembangunan di Provinsi Lampung, khususnya Bandar Lampung.
“Dalam melaksanakan pembangunan, harus tetap memperhatikan soal penghijauan lingkungan, agar kota terasa teduh dan nyaman. Untuk itu sebaiknya di pusat kota ditanam pohon ‘keras’ seperti Mahoni, supaya berumur panjang dan bisa dirasakan anak cucu kita kelak,” ujar Sapto, TNI berpangkat Letnan Kolonel (Letkol) itu.
Menurut dia, pembangunan jalan tol dan jalan layang (flyover) memang baik. Namun jika tidak diimbangi dengan penghijauan lingkungan, maka terasa kurang 'afdol'.
Sebab, lingkungan yang nyaman, teduh dan bersih dengan pohon yang rindang, akan membuat warga sehat dan merasa betah.
Selain itu, dia juga menyarankan kepada pemerintah di Lampung agar dibuat kebun binatang sebagai tempat rekreasi dan edukasi.
“Kebun binatang ini bisa menjadi alternatif sebagai tempat rekreasi keluarga dan belajar mengenal hewan bagi para siswa sekolah dasar,” jelas Sapto.
![]() |
| (foto; istimewa) |
Di sela obrolan dalam balutan nostalgia mengenang masa sekolah, para alumnus SD 7 Penengahan ini menggagas acara reuni akbar pada tahun depan, dengan mengundang alumnus lainnya yang belum sempat hadir pada reuni kali ini, di antaranya dari Palembang, Sumatera Selatan, Bali, hingga alumnus yang berada di luar negeri yakni negara Inggris.
Para alumni SD 7 Penengahan, Bandar Lampung angkatan 84 yang hadir saat iini yaitu Alex, Rachmad, Novri, I’ing, Ilan, Ipik, Sapto (dari Bandung, Jawa Barat), Maelani (dari Tangerang Selatan, Banten), Luciana, Lenny, Fatma, Mira dan Santi. (fik)


