Notification

×

Pilgub Lampung 2018: Quick Count Rakata Institute, Arinal-Chusnunia Unggul

27 June 2018 | 23:30 WIB Last Updated 2018-06-27T16:39:53Z
Direktur Rakata Institute, Dr. Eko Kuswanto (kanan/berkacamata) | foto: ruslan

LAMPUNGONLINE.CO.ID - Lembaga survei Rakata Institute telah berpengalaman selama lebih dari 30 kali menyelenggarakan Quick Count (Hitung Cepat) selama periode 2008 – 2017, terakhir saat Pilkada Serentak 2017 lalu.

"Hasil–hasil Quick Count Rakata selalu presisi dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah, serta dapat diketahui publik secara cepat, hanya beberapa jam setelah proses perhitungan suara selesai," ujar Direktur Rakata Institute, Dr. Eko Kuswanto, saat menggelar hitung cepat tiga pilkada di Lampung, di Hotel Emersia, Rabu (27/6/2018).

Untuk pilkada pemilihan gubernur (Pilgub) Lampung, dari data masuk 95,62% masing-masing kandidat calon Gubernur Lampung, hasil Quick Count menunjukan bahwa pasangang Ridho Ficardo – Bachtiar Basri memperoleh suara 27,58%, Herman Hasanusi – Sutono memperoleh 26,69%, pasangan Arinal Djunaidi – Chusnunia memperoleh 34,80% dan pasangan  Mustafa – Ahmad Jajuli memperoleh suara 10,93%.

"Secara statistik, pasanagan Arinal Djunaidi – Chusnunia unggul signifikan atas tiga pasangan lainnya. Dengan demikian, pasangan Arinal Djunaidi – Chusnunia diprediksi akan memenangkan pemilihan Gubernur Lampung," ujar Eko, dalam rilis yang diterima Lampungonline.co.id.

Hasil quick count pemilihan Gubernur Lampung versi Rakata Institute ini, lanjut dia, bukan hasil resmi pemilihan.

"Untuk keputusan hasil perolehan suara atau pemenang pemilihan Gubernur 2018 menunggu ketetapan resmi dari KPU Provinsi Lampung satu hingga dua minggu ke depan," jelas Eko.

Diterangkan, Quick Count dilaksanakan dengan sampel 137 TPS yang tersebar secara proporsional setiap kabupaten di Provinsi Lampung. Sampel dipilih menggunakan metode Stratified Random Sampling.

Diperkirakan toleransi kesalahan (margin of error) pada quick count  ini secara total +/- 2% pada tingkat kepercayaan (confidence level) 99%.

"Artinya perolehan hasil suara dari calon kandidat pada Quick Count ini bisa bergeser ke atas atau bergeser ke bawah sebesar +/- 2%," ungkap Eko. (lan)