Notification

×

Pilgub 2018: Gema Rakyat Lampung Buka Posko Pengaduan, Siapkan Reward

22 June 2018 | 22:03 WIB Last Updated 2018-06-23T01:35:42Z
Ali Sopian (kiri) dan Riduan Habibi (foto: ist)

LAMPUNGONLINE.CO.ID - Pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Lampung 27 Juni 2018 ini, Gerakan Amanat (Gema) Rakyat Lampung membuka Posko Pengaduan, guna mengawal pilgub agar bersih, terutama dari money politics (politik uang).

Hal itu dijelaskan Ketua Tim Posko Pengaduan Gema Rakyat Lampung, Ali Sopian kepada awak media, di sekretariatnya, Jalan P Emir M Noer, Bandar Lampung, Jum'at (22/6/2018).

"Kita diminta paslon nomor urut 1, Ridho-Bachtiar. Untuk itu, kita membentuk tim ini  di lingkungan RT, desa, hingga dusun, untuk melakukan pengawasan bagi paslon yang melakukan politik uang," ujarnya.

Menurut Ali, pengawasan ini dilalukan tidak hanya kepada paslon lain, namun juga Ridho-Bachtiar. Jika relawan mereka melihat di lapangan terjadi politik uang, diinstruksikan untuk menangkapnya.

Sedangkan jika yang melihat itu bukan Relawan Gema Rakyat Lampung, dapat mengadukan persoalan tersebut ke Posko Pengaduan mereka.

"Kita tidak main-main. Kita ingin Pilgub Lampung bersih, karena ini sesuai amanah Undang-undang," tegas Ali.

Bagi masyarakat yang melaporkan, akan difasilitasi dan dilindungi, karena biasanya masyarakat takut. Selama ada bukti-bukti dan saksi yang mendukung, mereka bertanggung jawab terhadap siapa saja yang melapor.

"Jika ada tekanan, kita siap bertanggungjawab. Kita jamin keamanannya. Kita berani jamin dunia akhirat pelapor," kata Ali.

Bahkan, Gema Lampung akan  memberikan reward (penghargaan) berupa imbalan uang tunai Rp 5 juta kepada Pelapor, yang mampu menunjukkan bukti telah terjadinya money politics, hingga terlapor diproses ke ranah hukum.

Sementara, Sekretaris Gema Lampung, Riduan Habibi meyakini bahwa Relawan Gema yang berjumlah 2.585 orang ini akan siap berjuang melawan politik uang yang dapat menciderai pesta demokrasi.

"Gema Lampung sudah terbentuk hingga ranting dan siap untuk mengamankan proses Pilgub Lampung 2018. Jika ada yang menemukan bentuk money politics, dapat menghubungi nomor telepon 0812-2174-7775, dan kita akan kawal hingga akhir," ungkap dia. (*/lan)