Notification

×

Pemuda di Lampung Bunuh Anak Penghinanya karena Kerap Diejek Miskin

16 June 2018 | 02:30 WIB Last Updated 2018-06-17T03:17:27Z
Herwanto (tengah). | foto: tribunlampung

LAMPUNGONLINE.CO.ID, LAMPUNG - Mulutmu harimaumu. Ujaran berupa peringatan ini jadi kenyataan di Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung.

Kerap dihina sebagai orang tak mampu oleh tetangganya, Herwanto (24) berniat membalas dendam.

Namun entah kenapa, dendam itu dilampiaskan kepada Damiyati (35) anak sang penghinanya, Sumino, dengan menusuk tiga bagian di tubuh korban hingga tewas bersimbah darah, Kamis (14/6/2018).

Aparat Polsek Gedongtataan, akhirnya mengungkap pelaku pembunuhan terhadap wanita warga Desa Karangrejo, Kecamatan Negri Katon, Kabupaten Pesawaran itu.

Kapolsek Gedongtataan Kompol Bunyamin mengatakan, pelaku merupakan tetangga korban dan sudah ditangkap pihaknya.

"Lelaki tersebut ditangkap dan diamankan karena patut diduga keras telah melakukan tindak pidana pembunuhan terhadap korban Damiyati," kata dia, Jumat (15/6/2018).

Kapolsek Bunyamin memastikan, pelaku ditangkap pada Jumat dinihari pukul 01.30 WIB, hanya sekira 24 jam setelah korban ditemukan tewas.

Damiyati ditemukan tewas di kamar tidur rumahnya, Kamis dinihari. Diperkirakan merupakan korban pembunuhan.

Kapolsek Bunyamin membenarkan soal informasi tersebut. Menurut dia ada luka bekas tusukan pada tubuh korban.

"Ada tiga bekas tusukan, yakni di dada, punggung dan leher," ujarnya, dilansir tribunlampung.

Menurutnya, tidak ada yang mengetahui peristiwa tersebut. Korban baru diketahui oleh anaknya yang masih kecil. Anak korban menjerit minta pertolongan kepada keluarga pada Kamis sekiran pukul 02.00 WIB.

Diejek Miskin

Sementara, tersangka Herwanto mengaku nekat membunuh tetangganya karena terbakar api dendam terhadap Sumino, orang tua korban, Damiyati.

Menurut Kapolsek Bunyamin, pelaku merasa sering diejek dan dihina oleh orang tua korban.

"Pelaku sering diejek sebagai orang miskin yang tidak memiliki motor dan saat pelaku memiliki motor, pelaku masih diejek bahwa motornya jelek," jelasnya.

Ternyata ejekan tersebut membuat Herwanto sakit hati dan dendam. Pelaku menyusun rencana akan melakukan pencurian di rumah Sumino dan menyiapkan sebilah pisau untuk melaksanakan niatnya.

Kapolsek Bunyamin mengatakan, pada Kamis pukul 02.00 WIB pelaku melaksanakan niatnya dan berjalan menuju rumah Sumino.

Saat melewati rumah Damiyati yang berada di dekat rumah Sumino, pelaku mengawasi rumah tersebut dan melihat jendela rumah dalam keadaan tidak terkunci. Lalu pelaku mencongkelnya menggunakan pisau yang dibawa.

"Saat masuk, pelaku melihat korban sedang tertidur bersama seorang anak kecil. Pelaku langsung menikam korban sebanyak tiga kali, " kata Kapolsek Bunyamin.

Pelaku menghunuskan pisau tersebut pada bagian perut, dekat leher dan bagian belakang/punggung.

Korban tewas dan pelaku langsung melarikan diri melewati jendela tempat dirinya masuk ke dalam rumah. (*)