Notification

×

Anak Pelaku Bom Mapolrestabes Surabaya Terlempar Saat Ledakan

14 May 2018 | 18:35 WIB Last Updated 2018-05-14T11:35:48Z
(foto: istimewa)

LAMPUNGONLINE.CO.ID -  Bom bunuh diri terjadi di Mapolrestabes Surabaya, Senin (14/5/2018). Menurut Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, pelaku berjumlah lima orang dan merupakan satu keluarga.

Mereka terdiri dari bapak, ibu dan tiga anak yang naik dua sepeda motor berboncengan. Empat orang tewas dalam peristiwa ini, sedangkan sang anak yang berusia dekapan tahun selamat setelah terlempar saat ledakan terjadi.

"Empat orang meninggal, anak tadi terlempar dan masih selamat," tutur Tito dalam konferensi pers dengan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Machfud Arifin di Mapolda Jatim, Senin siang.

Tito mengatakan, peristiwa itu berawal ketika dua buah motor yang kemudian diidentifikasi berjenis Supra dan Beat masuk ke arah pintu gerbang pengamanan Mapolrestabes Surabaya.

Saat itu, ada sebuah mobil Avanza berwarna hitam yang sedang mengantre masuk dan sejumlah polisi yang sedang berjaga. Saat kedua motor itu berusaha masuk, mereka distop oleh anggota polisi yang berjaga.

Namun, ledakan tiba-tiba terjadi pada pukul 09.04 WIB. Sebelumnya, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Machfud Arifin mengatakan bahwa anak pelaku yang terlempar dari motor masih selamat dan dirawat di RS Bhayangkara.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera mengatakan, anak berusia delapan tahun berinisial Ais yang diboncengkan pelaku, langsung dibawa ke rumah sakit.

Barung mengatakan, empat pelaku yang tewas sebelumnya memaksa masuk ke Mapolrestabes Surabaya dengan dua motor masing-masing bermerek Honda Beat dan Supra.

"Identifikasi akan kami lakukan secepatnya," katanya

Sementara, pasca serangan bom bunuh diri di Markas Polrestabes Surabaya, Senin pagi, pintu gerbang Mapolda Lampung dan Mapolresta Bandar Lampung dijaga ketat.

Dari pantauan, Mapolresta Bandar Lampung saat ini diberlakukan satu pintu untuk masuk dan keluar.
Beberapa anggota Satuan Brimob bersenjatakan laras panjang ditempatkan di pintu masuk Mapolresta Bandar Lampung.

Setiap masyarakat yang masuk satu persatu di cek untuk memastikan tidak ada hal yang mencurigakan.

Hal serupa juga diberlakukan di Mapolda Lampung. Nampak di depan gerbang polda Lampung di jaga ketat. (dbs)