Notification

×

Waspada! Ada Takjil Mengandung Bahan Berbahaya di Bandar Lampung

03 June 2017 | 15:18 WIB Last Updated 2017-06-03T11:09:33Z
(foto: youtube)

BANDAR LAMPUNG - Saat melakukan razia takjil (makanan/minuman untuk berbuka puasa), Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) dan Dinas Kesehatan (Diskes) Bandar Lampung menemukan makanan positif mengandung bahan berbahaya jenis rhodamin B.

Makanan berbahaya bagi kesehatan tersebut  diketahui dijual pedagang takjil di Jalan dr Susilo, Teluk Betung, Utara, tepatnya di depan Kantor Diskes Lampung, Jumat (2/6/2017).

Kepala BBPOM Bandar Lampung, Setya Murni, mengatakan, temuan itu terdapat dalam dua dari 33 jenis makanan yang dites pihaknya.

"Dari dua jenis makanan yang mengandung rhodamin B itu, terdapat tiga sample yang positif. Dua bungkus cenil berwarna merah dan satu bungkus putu mayang," ujar dia.

Pihak BBPOM Bandar Lampung kemudian menegur penjual, agar tidak menjual makanan yang berbahaya bagi kesehatan tubuh manusia tersebut.

BBPOM juga mengambil makanan yang dijual, dan meminta penjual memberitahukan tempat produksi makanan tersebut, seperti dilansir Triibunlampung.

Senada, Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Bandar Lampung Edwin Rusli mengatakan, rhodamin B tersebut bisa membuat pengonsumsinya terjangkit penyakit kanker.

"Dari hasil pemeriksaan yang kami lakukan bersama dengan BBPOM, menemukanan makanan yang mengandung Rodamin B," ujarnya.

Menurut Edwin, bahaya dari Rodamin B bisa menyebabkan kanker, mengingat zat ini biasa digunakan untuk pewarna pakaian.

Seharusnya pewarna pakaian tapi dipakai untuk mewarnai makanan, memang jika dilihat dari warnanya sangat menarik.

"Jika konsumen melihatnya tentunya sangat menarik sebab tampilannya sangat terang," kata Edwin.

Dia menyatakan bahwa efeknya memang tidak langsung ditimbulkan tapi bertahap, sehingga dalam empat tahun ke depan bisa terindikasi terkena kanker. (*)