![]() |
| (foto: tribunlampung) |
LAMPUNG SELATAN - Sebanyak 29 orang terdiri dari anak-anak dan ibu-ibu diduga mengalami keracunan makanan (takjil) setelah berbuka puasa bersama, di sebuah TPA di Dusun Umbul Dana, Kamis (1/6/2017).
Tercatat 22 diantaranya dirujuk ke RSUD Bob Bazar Kalianda, Lampung Selatan, Jum'at (2/6) malam.
“Informasi terakhir ada sekitar 22 pasien yang dirujuk dari Puskesmas ke RSUD,” ujar Kepala Bidang Penanganan Masalah Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Lampung Selatan, Kristi Endarwati, Sabtu (3/6).
Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan akan melakukan uji lab sisa makanan takjil itu. Pengecekan ini untuk mengetahui penyebab dari adanya dugaan keracunan makanan.
“Hari ini sampel makanan akan kita bawa ke Labda di Bandar Lampung guna mengetahui darimana para anak-anak dan ibu-ibu mengalami keracunan makanan,” terang Kristi, Sabtu, seperti dilansir Tribunlampung.
Sementara, menurut Watinah, salah satu pasien diduga keracunan, dia baru merasakan gejala mual dan kepala pusing serta muntah saat akan sahur.
Dirinya mengaku hanya memakan makan sisa dari anaknya Rian (10) yang ikut berbuka bersama di TPA.
“Pagi hari anak saya muntah-muntah saat pagi hari. Dia makan makanan takjil berbuka bersama di TPA,” ujarnya.
Total hingga Jumat malam ada sekitar 29 pasien yang diduga mengalami keracunan makanan setelah mengikuti kegiatan berbuka bersama. .
Pasien anak-anak dan ibu-ibu tersebut sebelumnya sempat dirawat di harus dirawat di Puskesmas Rawat Inap Ketapang. (*)
