Notification

×

'Hidup' Kembali, Suzuki Jimny Mengaspal di Indonesia Agustus 2017

03 June 2017 | 00:59 WIB Last Updated 2017-06-02T17:59:43Z
(foto: autoevolution)

LAMPUNG-ONLINE.COM -
PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) akhirnya buka suara terkait waktu peluncuran Suzuki Jimny.

Kabarnya, kini SIS tengah bersiap menghidupkan kembali mobil legendarisnya ini di Indonesia.

Suzuki Jimny ini sempat dipamerkan pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) tahun lalu, dan GIIAS tahun ini akan menjadi saksi peluncurannya.

"Pesan sudah bisa, Kami baru coba untuk masukan dengan unit terbatas, kurang lebih 88 unit dulu dan kalau permintaan lebih, baru pesam lagi. Harga perkiraan di bawah 300 juta," kata Setiawan Surya, 4W Sales and Marketing Director SIS, melalui pesan singkat, Jum'at (2/6/2017).

Setiawan mengatakan Jimny saat ini sudah bisa dipesan dan akan datang unitnya pada bulan Oktober mendatang, seperti dilansir Tempo.

Suzuki Jimny ini nantinya akan didatangkan secara utuh dari Jepang. Sebelumnya, Suzuki memberikan kepastian bila pihaknya mulai menjual Jimny tahun ini.

Jimny menggunakan mesin berkapasitas 1.328 cc VVT dengan kode M13A RWD/AWD.

Mesin berbahan bakar bensin 4-silinder DOHC 16-valve dengan teknologi Variable Valve Timing (VVT) ini, sudah familiar di tanah air sejak era Suzuki Aerio hingga SX4 S-Cross terbaru yang tetap mengandalkan mesin M15A.

Tenaga yang dihasilkan mesin M13A sebesar 82 PS dan torsi 110 Nm. Transmisi yang dipasangkan, otomatis konvensional 4-percepatan dan menggerakkan keempat roda melalui pilihan tombol 2WD, 4WD dan 4WD-L untuk medan lebih berat.

Posisi default pada 2WD menggerakkan roda belakang, bila menekan tombol 4WD keempat roda terhubung hingga high-gear, sementara 4WD-L terhubung dengan rasio low-gear saja.

Model 4WD part-time tergolong simple, tidak ada differential tengah untuk mengatur hubungan antara roda belakang dan depan. Semuanya hanya tergantung pilihan tiga model penggerak melalui aktivasi secara elektronik.

"Suzuki Jimny diperkirakan tiba di Indonesia pada bulan Agustus," ujar dia. (*)