Notification

×

Ahokers Cemooh Adzan saat Aksi 1.000 Lilin, Ahokers Muslim Tak Peduli?

14 May 2017 | 17:06 WIB Last Updated 2017-05-14T21:22:07Z
(foto: istimewa)

LAMPUNG-ONLINE.COM - Aksi seribu lilin pendukung Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang divonis dua tahun penjara, di Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) Palembang, Jumat (12/5/2017) malam, menuai kecaman.

Saat aksi berlangsung sekitar pukul 19.00 WIB dan bertepatan dengan kumandang adzan Isya, para pendukung Ahok (Ahokers) bukannya berhenti sebagai bentuk penghormatan antar umat beragama, justru malah berteriak.

Aksi yang disebut-sebut untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari kejahatan radikalisme ini justru menunjukkan sikap bertolak belakang.

Pendukung Ahok malah berteriak Huuuu...! saat terdengar kumandang adzan Isya.

"Jika benar situasinya seperti yang ditunjukan pada video di media sosial, saya sebagai umat Muslim sangat tersinggung. Ini menunjukkan sikap yang tidak toleran," tegas Tokoh Muslim Sumatera Selatan (Sumsel), Febuar Rahman, Minggu (14/5), seperti dilansir RMOL.

Pria yang menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Sumsel itu sangat menyayangkan peristiwa yang terjadi.

Dia khawatir sikap pendukung Ahok akan memancing konflik antar umat beragama.

"Kalau melakukan aksi itu harusnya menjaga sikap, bertingkah laku yang sopan dan jangan memancing konflik. Kalau sikap yang ditunjukkan seperti itu, saya rasa mereka bukan orang Indonesia, karena sangat bertentangan dengan Pancasila," kata dia.

Untuk diketahui, seorang netizen yang mengunggah video suasana saat penyalaan seribu lilin di Palembang menuliskan keheranannya. Saat berkumandang adzan Isya, para peserta aksi tersebut sontak berseru "Huuuu...!".

"Di Palembang... Mereka seperti Iblis.... Di saat azan berkumandang mereka teriak seperti layaknya cacing kepanasan... Ini sdh di luar batas," tulis akun twitter @Abdulazis13Azis.(*)

Tonton di link ini, klik: https://www.youtube.com/watch?v=MMM6xs_uTHI