Notification

×

Baku Tembak dengan Polisi di Tangerang, Begal Lampung Timur Tewas

25 April 2017 | 10:24 WIB Last Updated 2017-04-25T03:24:29Z
Begal yang tewas saat baku tembak dengan polisi di Jalan Raya Serang (foto:Bid Humas Polda Banten)

LAMPUNG-ONLINE.COM -
Aksi baku tembak antara polisi dan kawanan pencuri sepeda motor terjadi di Jalan Raya Serang Km 17 Desa Talaga, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten. 

Seorang anggota polisi mengalami luka di bagian tangan dan punggung dalam setelah tertembak oleh kawanan begal.

Diketahui anggota polisi yang tertembak yakni Brigadir Novrizal anggota Polsek Cikupa Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. 

Sedangkan pelaku pencuri yang tewas teridentifikasi bernama Samsul Bahri (30), pria asal Kampung Dusun 10 RT 03RW 10, Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur.

Sementara satu pelaku lain yang tertangkap bernama Raden Bibas Sudirman (25) asal Kampung Dusun 13 RT 03 RW 13 Kecamatab Jabung, Lampung Timur, babak belur setelah dikroyok oleh warga.

Kapolres Kota Tangerang, Kombes Pol Asep Edi Suheri mengatakan, baku tembak antara anggota polisi dan kawanan begal ini bermula saat anggota Polsek Cikupa, Brigadir Novrizal yang tengah melakukan patroli, melihat para pelaku sedang berusaha mencuri sepeda motor di depan sebuah toko sepatu.

"Anggota kami kemudian memepet para pelaku dan memberikan tembakan peringatan. Namun tembakan tersebut dibalas oleh mereka dengan melakukan penembakan sebanyak tiga kali ke arah Brigadir Novrizal," ungkapnya, Senin (24/4/2017).

Meski tertembak, nyawa Brigadir Novrizal bisa diselamatkan. Saat ini kondisinya mulai membaik setelah dilakukan pengangkatan proyektil di Ciputra Hospital. Sedangkan jenazah pelaku yang tewas telah dibawa ke RSU Tangerang untuk di autopsi.

"Alhamdulillah, anggota kami kondisinya sudah membaik setelah dilakukan operasi pengangkatan proyektil tapi masih harus menjalani perawatan," katanya, seperti dilansir Okezone.

Sampai saat ini, pihak kepolisian dari Polresta Tangerang masih melakukan pemeriksaan terhadap satu pelaku yang tertangkap. 

Polisi juga akan terus melakukan pengembangan untuk mengungkap kawanan begal yang diketahui jaringan asal Lampung ini.

"Satu pelaku masih kita periksa secara intensif kita juga akan terus lakukan pengembangan untuk mengungkap dimana ranmor jaringan ini bersembunyi," pungkasnya. (*)