![]() |
| (foto: istimewa) |
BANDAR LAMPUNG - Setelah sempat terbengkalai, pembangunan Pasar Smep yang berlokasi di dekat Pasar Bambu Kuning, Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung itu akan dimulai pada Senin (20/3/2017) mendatang.
Pihak pengembang, Direktur PT Prabu Arta
Makmur Ferry Sulistio alias Alay menyatakan, pihaknya sudah menggelar pertemuan dengan Pemkot Bandar Lampung.
"Kita telah menggelar pertemuan,” ujarnya, Jumat (10/3/2017) seraya mengatakan jika pertemuan dengan pemkot telah membahas perpanjangan kontrak pembangunan Pasar Smep tersebut.
Rencananya, lanjut Alay, masalah ini akan dibahas juga bersama anggota DPRD Bandar Lampung. Namun ketika pihaknya tiba di sana, kantor wakil rakyat tersebut tidak ada orang.
"Saya
tadi (Jumat) ke DPRD tapi tidak ada orang, sehingga hanya dibahas bersama
dengan sekkot dan hasilnya kontrak tetap lanjut," jelasnya.
Menurut Alay, kontrak akan tetap dan pembangunan berjalan
sesuai target. Terkait pedagang yang menuntut uangnya dikembalikan,
menurut dia, tidak perlu khawatir. Sebab, pembangunan akan selesai satu
tahun.
"Selesai
pembangunan akan ditargetkan di bawah satu tahun, saya komitmen tidak
akan berhenti hingga bangunan jadi dan seluruh alat berat akan
diturunkan," janjinya, dilansir Lampungpro.
Namun, sejumlah pedagang pasar yang telah menyetorkan uangnya sejak beberapa tahun lalu itu sudah pesimis dengan pernyataan Alay tersebut.
“Sudah berapa kali janji akan dibangun. Sampai sekarang nggak jelas. Sekarang janji lagi. Kapan mau dibangunnya. Kami sudah bosan menunggu janji-janji,” kata Budi (48), pedagang di Pasar Smep, Sabtu (11/3).
Sejumlah pedagang lainnya juga merasa pesimis. Terlebih, beberapa kali pihak pengembang akan membangun kawasan itu, dan meletakan alat berat seolah untuk memulai pembangunan.
Sejumlah pedagang lainnya juga merasa pesimis. Terlebih, beberapa kali pihak pengembang akan membangun kawasan itu, dan meletakan alat berat seolah untuk memulai pembangunan.
“Kenyataan, sampai saat ini nggak juga dibangun,” tukas Wati (56), pedagang lainnya (*)
