Notification

×

Hary Tanoe Tuding Antasari Memfitnahnya dalam Kasus Aulia Pohan

15 February 2017 | 13:07 WIB Last Updated 2017-02-25T02:08:11Z
Hary Tanoesoedibjo (tempo)

LAMPUNG-ONLINE.COM – Ketua Umum Partai Perindo dan CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) mengatakan, pernyataan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar yang menyeret namanya, dalam perkara Aulia Pohan adalah fitnah. 

Antasari menyebut bahwa Hary Tanoe adalah pembawa pesan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar Aulia tidak ditahan.

Saat itu KPK sedang menangani kasus aliran dana Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia (YPPI) yang melibatkan Aulia Pohan selaku Deputi Gubernur Bank Indonesia. 

Hary  membantah tudingan Antasari tersebut. 

“Ah, orang fitnah kok ditanggapi,” kata dia di Jakarta Selatan, Rabu (15/2/2017).

Dalam pernyataanya Antasari juga menyebut bahwa Hary telah melobi ke SBY agar tidak menahan Aulia Pohan. Lagi-lagi Hary membantah pernyataan Antasari tersebut. Ia enggan berkomentar panjang. 

“Fitnah kok ditanggepin, jawaban saya itu saja sudah cukup menjelaskan semuanya,” kata Hari Tanoe.

Sekretaris Perusahaan MNC Group Syafril Nasution kemarin mengatakan, Presiden SBY tidak mungkin meminta pihak ketiga untuk menyampaikan pesan kepada stafnya sendiri. 

Apalagi orang ketiga tersebut bersifat swasta. Ia menilai akan lebih masuk akal apabila Presiden meminta bantuan kepada menteri.

Syafril mengatakan dari pernyataan Antasari tersebut pihaknya tidak akan mengambil langkah apapun. Sebab Hary meyakini tudingan itu adalah fitnah.

Sementara itu SBY, orang yang juga disebut dalam pernyataan Antasari memutuskan untuk menempuh jalur hukum. SBY menilai pernyataan Antasari merupakan tudingan keji. 

Dalam Twitter-nya @SBYudhoyono, ia menegaskan akan menempuh langkah hukum terhadap Antasari. Bahkan ia menuding Antasari ingin menjatuhkan elektabilitas putranya, Agus Harimurti Yudhoyono yang mencalonkan sebagai Gubernur DKI Jakarta tahun ini. (*)